Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Rhodiola rosea untuk kelelahan mental dan fisik: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    12 RCT; 1.224 partisipan dengan kelelahan terkait stres, kelelahan kronis, atau kondisi medis.
    Dosis/Durasi:
    200–600 mg ekstrak standar/hari; durasi 1–12 minggu.
    Temuan:
    Rhodiola rosea menurunkan skor kelelahan secara signifikan dibandingkan plasebo, terutama pada kelelahan terkait stres. Efek terapi tampak konsisten pada dosis 400–600 mg/hari selama minimal 4 minggu.
  2. Efek suplementasi Rhodiola rosea terhadap performa olahraga: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    11 RCT; 223 atlet dan individu aktif.
    Dosis/Durasi:
    100–1.500 mg/hari; durasi 1 hari–8 minggu.
    Temuan:
    Rhodiola rosea meningkatkan waktu sampai kelelahan dan performa daya tahan submaksimal. Tidak ada bukti konsisten untuk peningkatan VO2max.
  3. Pengaruh Rhodiola rosea terhadap fungsi kognitif: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    10 RCT; 512 partisipan dewasa sehat atau dengan kelelahan.
    Dosis/Durasi:
    200–600 mg/hari; durasi 1–12 minggu.
    Temuan:
    Rhodiola rosea memperbaiki atensi, kecepatan reaksi, dan fungsi eksekutif, terutama saat kelelahan mental. Efek pada memori jangka pendek tidak signifikan.
  4. Rhodiola rosea untuk depresi: Tinjauan sistematis dan meta-analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    6 RCT; 432 pasien dengan depresi ringan hingga sedang.
    Dosis/Durasi:
    340–680 mg/hari; durasi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Rhodiola rosea menurunkan gejala depresi secara signifikan dengan efek sedang. Tingkat efek samping serupa dengan plasebo.
  5. Efikasi dan keamanan ekstrak Rhodiola rosea WS 1375 pada burnout: Uji acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    118 pasien dengan burnout.
    Dosis/Durasi:
    400 mg/hari (WS 1375) selama 4 minggu.
    Temuan:
    Ekstrak WS 1375 menurunkan gejala burnout dan stres yang dirasakan setelah 4 minggu. Perbedaan bermakna terhadap plasebo terlihat pada skor kelelahan emosional.
  6. Rhodiola rosea untuk kelelahan terkait kanker: Uji acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    200 pasien kanker dengan kelelahan.
    Dosis/Durasi:
    400 mg/hari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Rhodiola rosea tidak memberikan perbaikan bermakna pada kelelahan terkait kanker dibandingkan plasebo. Perbaikan kecil pada kualitas hidup dan gejala depresi dilaporkan.
  7. Efek Rhodiola rosea terhadap stres dan burnout pada mahasiswa selama pandemi COVID-19: Uji acak terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    100 mahasiswa dengan stres ringan–sedang.
    Dosis/Durasi:
    400 mg/hari selama 4 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi Rhodiola rosea menurunkan skor stres dan burnout setelah 4 minggu. Efek lebih besar pada mahasiswa dengan stres awal tinggi.

Advertisement


Cari: