Wedang Salam Jahe Serai

Wedang hangat berbasis daun salam, jahe, dan serai untuk antioksidan dan metabolisme gula.

Deskripsi:

Wedang hangat berbahan rebusan daun salam, jahe, dan serai yang terinspirasi jamu Nusantara. Racikan ini menawarkan cara mudah memanfaatkan daun salam sebagai minuman pemeliharaan kesehatan.

Resep:

Bahan:
7 lembar Daun salam Indonesia segar (Syzygium polyanthum)
3 ruas Jahe, memarkan
2 batang Serai, pipihkan
1 liter Air
1 sdm Madu (opsional)
1/2 buah Lemon, peras airnya (opsional)

Manfaat:

Kandungan flavonoid, tanin, dan minyak atsiri dalam daun salam membantu menunjang aktivitas antioksidan serta menjaga stabilitas gula darah setelah makan. Jahe dan serai memberi efek menghangatkan, merilekskan pencernaan, dan membantu meredakan kembung.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci bersih daun salam, jahe, dan serai.
  2. Didihkan air, lalu masukkan daun salam, jahe, dan serai.
  3. Kecilkan api, tutup panci, rebus 10-15 menit hingga air berkurang dan aroma keluar.
  4. Saring wedang ke dalam teko atau gelas tahan panas.
  5. Jika suka, tambahkan madu dan lemon setelah wedang hangat, lalu sajikan.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Minum 1–2 gelas per hari; setiap gelas sekitar 200 ml. Untuk konsumsi rutin, minum 5 hari lalu berhenti 2 hari, dan konsultasikan bila sedang menjalani terapi medis.

Interaksi:

Berpotensi meningkatkan efek obat antidiabetes dan obat tekanan darah; pantau gula dan tekanan darah. Kandungan eugenol yang kecil juga dapat memperkuat efek antikoagulan, jadi hati-hati pada pemakai warfarin atau pengencer darah.

Kontraindikasi:

Hindari pada ibu hamil, menyusui, dan anak di bawah 2 tahun karena keamanannya belum cukup diteliti. Hentikan bila muncul gejala alergi, mual, atau nyeri ulu hati.

Resep Herbal: #0520



Resep Herbal Lainnya

Cari: