Wedang ceremai ini merupakan adaptasi jamu Nusantara yang memakai ceremai (Phyllanthus acidus), jahe, dan serai untuk menghangatkan badan. Kajian awal menunjukkan senyawa fenolik dan vitamin C pada ceremai memiliki aktivitas antioksidan, sehingga cocok diminum saat cuaca dingin atau setelah makan berat.
| 150 g ceremai matang, buang biji dan memarkan |
| 300 ml air |
| 10 g jahe, memarkan |
| 1 batang serai, memarkan |
| 1 lembar daun pandan, simpulkan |
| 1 sdm madu (opsional) |
Dapat membantu memenuhi asupan vitamin C dan antioksidan untuk menjaga daya tahan tubuh. Jahe dan serai juga membantu menghangatkan dan meredakan rasa kembung setelah makan.
Advertisement
Minum 1 gelas (200-250 ml) per hari. Bila tidak terbiasa asam, mulai dari setengah gelas.
Konsumsi rutin dapat bersifat aditif dengan obat antidiabetes dan antihipertensi. Jika sedang memakai obat tersebut, pantau gula darah dan tekanan darah.
Hindari saat perut kosong jika memiliki maag atau refluks asam lambung. Jika muncul nyeri ulu hati atau mulas, hentikan dan konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Resep Herbal: #0828
Advertisement