Tumisan tahu dan jamur kancing dengan daun servil yang dimasukkan di akhir merupakan lauk padat yang gurih dan segar. Secara tradisional servil dipakai dalam masakan Eropa untuk menambah rasa; secara modern tahu dan jamur menyumbang protein nabati dan beta-glukan.
| 200 g tahu putih |
| 100 g jamur kancing |
| 1 genggam (±15 g) daun servil segar |
| 1 sdm minyak kelapa |
| 2 siung bawang putih, cincang halus |
| 1 sdt kecap asin rendah natrium |
| 1/4 sdt lada hitam bubuk |
Tahu putih memberikan protein nabati dengan lemak rendah, dan jamur kancing menambah serat serta vitamin B. Daun servil menyumbang vitamin C dan flavonoid yang membantu menjaga ketahanan tubuh.
Advertisement
Makan 1 porsi lauk (sekitar 150 g) pada satu waktu makan. Resep ini untuk 2 porsi; konsumsi tahu dibatasi 1–2 porsi per hari sesuai pedoman gizi seimbang.
Kalsium dari tahu bisa mengganggu penyerapan antibiotik golongan kuinolon atau tetrasiklin; beri jeda 2–4 jam. Jika memakai obat hormon tiroid, pisahkan konsumsi sekitar 4 jam.
Hindari jika alergi kedelai atau jamur. Penderita gangguan ginjal atau hiperurisemia sebaiknya mengontrol porsi karena tahu dan jamur mengandung purin.
Resep Herbal: #0353