Makanan padat bergizi dari Jukut Piyik yang ditumis bersama tahu, jamur, dan bawang putih. Memadukan gaya masak rumahan dengan kebutuhan protein dan sayuran harian.
| 150 g Jukut Piyik segar, petik batang muda |
| 200 g tahu kotak, potong dadu |
| 100 g jamur champignon/tiram, iris |
| 2 siung bawang putih, cincang |
| 3 butir bawang merah, iris |
| 1 buah cabai merah besar, iris (opsional) |
| 1 sdm kecap manis/tamari |
| 1/2 sdt garam |
| 1/4 sdt merica bubuk |
| 100 ml air |
| 2 sdm minyak untuk menumis |
Jukut Piyik dikenal dalam herbal Eropa sebagai 'pot herb' yang kaya antioksidan dan mineral, sementara tahu dan jamur memberikan protein nabati rendah lemak jenuh. Menu ini membantu penambahan asupan sayur dan protein dalam satu hidangan utama.
Advertisement
Jika sedang menggunakan obat antikoagulan, jaga konsistensi asupan sayur hijau karena vitamin K. Kecap/tamari tinggi natrium; perhatikan saat mengonsumsi obat diuretik atau memiliki tekanan darah tinggi.
1 porsi = sekitar 200 g tumisan sebagai lauk sayur utama. Konsumsi 3–4 kali seminggu dalam menu seimbang.
Hindari jika alergi kedelai, jamur, atau cabai. Penderita asam urat perlu membatasi porsi karena jamur dan tahu mengandung purin sedang.
Resep Herbal: #0240