Perkedel Jukut Piyik dan Kentang

Perkedel kentang Jukut Piyik yang gurih dan renyah, lauk padat ramah anak dengan vitamin C, zat besi, dan kalsium.

 
Resep Herbal #0239

Resep Perkedel Jukut Piyik dan Kentang

Perkedel kenyal-renyah ini memadukan kentang tumbuk, Jukut Piyik, dan bumbu Nusantara. Alternatif lauk sehat untuk anak yang sulit makan sayur.


0 0

Resep:

Bahan:
300 g kentang, kukus lalu haluskan
75 g Jukut Piyik segar, iris halus
1 butir telur ayam, kocok lepas
2 siung bawang putih, haluskan
2 butir bawang merah, haluskan
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk
2 sdm minyak untuk menumis
3 sdm minyak untuk menggoreng

Manfaat:

Literatur herbal mencatat Jukut Piyik sebagai sayuran liar yang kaya vitamin C, zat besi, dan kalsium; kentang menyumbang energi dari pati kompleks. Telur menambah protein dan membantu merekatkan adonan, menjadikan perkedel ini pilihan lauk yang lebih bergizi daripada gorengan tepung biasa.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Kukus kentang sampai empuk, lalu haluskan selagi hangat.
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih dengan 2 sdm minyak hingga harum, lalu campurkan ke kentang halus.
  3. Masukkan Jukut Piyik, telur, garam, merica, dan pala; aduk sampai rata.
  4. Ambil satu sendok adonan dan bentuk pipih bulat.
  5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai kedua sisi kecokelatan. Tiriskan dan sajikan hangat.

Advertisement


Interaksi:

Tidak ada interaksi obat besar, tetapi jika sedang memakai antikoagulan jangan mengubah jumlah sayuran hijau secara mendadak agar kadar vitamin K tetap stabil.

Dosis:

1 porsi = 2–3 perkedel (sekitar 150 g). Cukup 1 porsi per makan dengan frekuensi 2–3 kali seminggu.

Kontraindikasi:

Tidak disarankan untuk alergi telur atau kentang; untuk anak di bawah 2 tahun, pastikan tekstur dihaluskan sesuai usia. Penderita gangguan ginjal perlu memperhatikan asupan kalium dari kentang.

Resep Herbal: #0239