Wedang hangat yang memadukan daun sesawi India (Brassica juncea), jahe, kunyit, dan lemon; terinspirasi jamu Nusantara dan fitokimia sayuran Brassicaceae. Cocok diminum di pagi hari atau saat badan terasa lelah.
| 150 g daun sesawi India muda (Brassica juncea), cuci bersih |
| 2 cm jahe, memarkan |
| 2 cm kunyit segar, kupas dan memarkan |
| 1 batang serai, memarkan |
| 1/4 sdt lada hitam bubuk |
| 500 ml air minum |
| 1 sdm madu (opsional) |
| 1 sdm perasan lemon (opsional) |
Glukosinolat dari sesawi, gingerol dari jahe, dan kurkumin dari kunyit berperan sebagai antioksidan dan pendukung respons peradangan yang sehat. Minuman hangat ini juga membantu hidrasi, menghangatkan tubuh, dan merangsang pencernaan secara ringan.
Advertisement
Jahe dan kunyit dosis tinggi bersama antikoagulan/antiplatelet dapat meningkatkan risiko perdarahan. Sawi kaya vitamin K dapat menghambat efek warfarin; konsultasi dokter jika memakai obat pengencer darah.
Dewasa sehat: minum 1 gelas (200 ml) per porsi, cukup 2–3 kali per minggu. Jika dimasak dan dimakan sebagai sayur, 100–150 g per hari dalam menu seimbang masih terbilang aman.
Hindari pada tukak lambung aktif, batu empedu bergejala, atau hipotiroid yang belum terkontrol. Jangan beri madu pada bayi di bawah 1 tahun; untuk diabetes, batasi atau tanpa madu.
Resep Herbal: #0241