Teh Hangat Seledri Melur, Jahe, dan Serai

Teh herbal Seledri Melur, jahe, dan serai untuk pencernaan nyaman dan tenggorokan hangat.

Deskripsi:

Teh herbal yang memadukan daun Seledri Melur, jahe, dan serai; aromanya manis-anis dan sangat nyaman diminum setelah makan. Dalam literatur herbal klasik Eropa (A Modern Herbal, 1931), Myrrhis odorata digunakan sebagai karminatif dan ekspektoran.

Resep:

Bahan:
15 lembar daun Seledri Melur segar
3 cm jahe segar, dimemarkan
1 batang serai, dimemarkan
300 ml air matang
1 sdt madu murni (opsional)
1 sdt air jeruk lemon (opsional)

Manfaat:

Minyak atsiri Seledri Melur membantu merilekskan saluran cerna sehingga mendukung pencernaan. Jahe dan serai memberi efek menghangatkan dan menyegarkan tanpa kafein.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci bersih daun Seledri Melur, jahe, dan serai.
  2. Didihkan air, kecilkan api, lalu masukkan jahe dan serai. Rebus selama 3 menit.
  3. Matikan api, masukkan daun Seledri Melur, tutup, dan biarkan selama 5-7 menit.
  4. Saring ke dalam cangkir.
  5. Tambahkan madu dan air lemon setelah air teh hangat, lalu minum.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Minum 1 cangkir (180–200 ml) 1–2 kali sehari setelah makan, tidak lebih dari 2 cangkir per hari.

Interaksi:

Minyak atsiri dan senyawa kumarin pada herba ini berpotensi memengaruhi enzim hati. Jika Anda menggunakan obat pengencer darah, terapi hormon, atau obat epilepsi, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah 1 tahun; hindari jika memiliki alergi terhadap famili Apiaceae seperti seledri, wortel, atau adas.

Resep Herbal: #0525



Resep Herbal Lainnya

Cari: