Nasi gurih dengan santan, daun pandan, dan kapulaga Jawa yang cocok untuk sarapan atau bekal. Rempahnya disangrai ringan agar minyak atsirinya keluar, sesuai cara olah dalam literatur pengolahan rempah.
| 500 g Beras putih, cuci bersih |
| 700 ml Santan encer |
| 8 butir Kapulaga Jawa (Amomum compactum), geprek |
| 3 lembar Daun pandan, simpulkan |
| 2 batang Serai, geprek |
| 2 lembar Daun salam |
| 1 sdt Garam |
| 1 sdt Gula pasir |
| Secukupnya Pelengkap: telur dadar, tempe goreng, ayam goreng, dan sambal |
Santan menyediakan energi, sedangkan kapulaga Jawa memberi rasa nyaman di perut setelah makan. Minyak atsirinya juga membantu mengurangi rasa begah akibat santan dan lauk berlemak.
Advertisement
Kapulaga Jawa aman dalam dosis kuliner; resep ini memakai ±8 butir untuk 4 porsi nasi. Makan 1 porsi sekitar 200 g nasi matang sebagai makanan pokok, wajar jika dikonsumsi 3-4 kali seminggu.
Belum ada laporan interaksi obat yang signifikan pada dosis kuliner. Namun, kandungan lemak santan yang tinggi dapat memengaruhi penyerapan obat yang peka terhadap waktu makan, jadi usahakan jadwal makan teratur.
Hindari bila alergi kelapa atau rempah keluarga jahe. Penderita dislipidemia, obesitas, dan penyakit jantung koroner sebaiknya membatasi porsi karena kandungan lemak jenuh dari santan.
Resep Herbal: #0382