Nasi Uduk Kapulaga Jawa

Nasi uduk harum kapulaga Jawa dan santan, pulen, serta ramah di perut. Cocok untuk sarapan atau bekal.

Deskripsi:

Nasi gurih dengan santan, daun pandan, dan kapulaga Jawa yang cocok untuk sarapan atau bekal. Rempahnya disangrai ringan agar minyak atsirinya keluar, sesuai cara olah dalam literatur pengolahan rempah.

Resep:

Bahan:
500 g Beras putih, cuci bersih
700 ml Santan encer
8 butir Kapulaga Jawa (Amomum compactum), geprek
3 lembar Daun pandan, simpulkan
2 batang Serai, geprek
2 lembar Daun salam
1 sdt Garam
1 sdt Gula pasir
Secukupnya Pelengkap: telur dadar, tempe goreng, ayam goreng, dan sambal

Manfaat:

Santan menyediakan energi, sedangkan kapulaga Jawa memberi rasa nyaman di perut setelah makan. Minyak atsirinya juga membantu mengurangi rasa begah akibat santan dan lauk berlemak.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Sangrai kapulaga Jawa kering selama 1 menit sampai harum, lalu sisihkan.
  2. Campur santan, garam, gula, daun pandan, serai, daun salam, dan kapulaga dalam panci. Panaskan sambil diaduk sampai hangat, jangan sampai mendidih keras.
  3. Masukkan beras ke rice cooker, tuang campuran santan berbumbu, lalu masak seperti biasa.
  4. Setelah matang, aduk nasi perlahan dengan sendok nasi dan biarkan uapnya hilang.
  5. Sajikan hangat dengan pelengkap.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Kapulaga Jawa aman dalam dosis kuliner; resep ini memakai ±8 butir untuk 4 porsi nasi. Makan 1 porsi sekitar 200 g nasi matang sebagai makanan pokok, wajar jika dikonsumsi 3-4 kali seminggu.

Interaksi:

Belum ada laporan interaksi obat yang signifikan pada dosis kuliner. Namun, kandungan lemak santan yang tinggi dapat memengaruhi penyerapan obat yang peka terhadap waktu makan, jadi usahakan jadwal makan teratur.

Kontraindikasi:

Hindari bila alergi kelapa atau rempah keluarga jahe. Penderita dislipidemia, obesitas, dan penyakit jantung koroner sebaiknya membatasi porsi karena kandungan lemak jenuh dari santan.

Resep Herbal: #0382



Resep Herbal Lainnya

Cari: