Jamu Kunyit Asam Kapulaga Jawa

Jamu kunyit asam dengan kapulaga Jawa: segar, antiradang, dan membantu badan kembali bertenaga. Cocok diminum saat pegal.

Deskripsi:

Jamu asam-kunyit dengan tambahan kapulaga Jawa yang segar, sedikit pedas, dan tidak bikin enek. Rujukannya adalah jamu Nusantara serta studi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi kunyit serta kapulaga.

Resep:

Bahan:
250 ml Air
25 g Kunyit segar, kupas dan iris tipis
5-6 butir Kapulaga Jawa (Amomum compactum), geprek
1 sdm Asam Jawa tanpa biji, rendam dalam 50 ml air hangat
1 sdm Gula aren serut
1 lembar Daun pandan
1/4 sdt Garam

Manfaat:

Kurkumin pada kunyit dan minyak atsiri kapulaga Jawa berperan sebagai antiradang dan antioksidan. Kombinasi ini secara tradisional membantu tubuh terasa lebih segar setelah aktivitas berat.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Rendam asam Jawa dalam air hangat selama 10 menit, remas-remas, lalu saring dan ambil airnya.
  2. Rebus air bersama kunyit, kapulaga Jawa, dan daun pandan sampai mendidih dan air berubah kuning.
  3. Masukkan air asam Jawa, gula aren, dan garam. Masak dengan api kecil 5 menit.
  4. Angkat, saring ke dalam gelas, dan sajikan hangat atau dingin.
  5. Aduk rata sebelum diminum.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Dosis bahan aktifnya setara satu gelas jamu tradisional, bukan ekstrak pekat. Minum 1 gelas (200 ml) sehari, tidak lebih dari 5 hari berturut-turut, lalu beri jeda 2 hari.

Interaksi:

Kunyit dapat memperkuat efek warfarin, aspirin, dan obat diabetes, sehingga risiko perdarahan atau hipoglikemia meningkat. Beri jeda minimal 2 jam dengan obat lain dan konsultasikan bila Anda rutin minum obat-obatan tersebut.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil trimester pertama, penderita batu empedu bergejala, atau tukak lambung aktif. Orang dengan kelainan perdarahan sebaiknya berkonsultasi dulu karena kunyit bisa menghambat agregasi trombosit.

Resep Herbal: #0381



Resep Herbal Lainnya

Cari: