Racikan jamu tradisional Nusantara yang menggabungkan pegagan, kunyit, dan asam jawa. Rasanya asam, sedikit pedas, dan menghangatkan di badan.
| 10 g daun pegagan segar, cuci bersih |
| 25 g kunyit segar, kupas dan memarkan |
| 10 g asam jawa, larutkan dalam 50 ml air |
| 1/4 sdt lada hitam bubuk |
| 1 sdm gula aren atau gula kelapa (opsional) |
| 400 ml air |
Kurkumin pada kunyit dan triterpenoid pada pegagan terkenal sebagai antioksidan serta antiinflamasi, sehingga membantu pemulihan setelah beraktivitas. Pegagan juga digunakan secara tradisional untuk mendukung kejernihan pikiran dan melancarkan sirkulasi.
Advertisement
Satu porsi mengandung ±10 g pegagan segar dan 25 g kunyit segar. Minum maksimal 1 porsi per hari, sebaiknya 2–3 hari per minggu, dan tidak bersama suplemen kunyit atau pegagan tambahan.
Kunyit dapat meningkatkan efek antikoagulan dan obat diabetes. Pegagan dapat menambah efek sedatif; gunakan hati-hati jika memakai obat penenang atau antidepresan.
Hindari pada ibu hamil atau menyusui, gangguan saluran empedu, tukak lambung, dan kelainan fungsi hati.
Resep Herbal: #0436