Jamu klasik berbasis kunyit, asam jawa, dan kesumba keling yang menghasilkan warna merah oranye alami. Rasa asam-manisnya cocok diminum hangat setelah sarapan.
| 500 ml Air |
| 1 sdt Bubuk biji kesumba keling (Bixa orellana) food grade |
| 15 g Kunyit segar, dibersihkan dan dimemarkan |
| 2 sdm Asam jawa, direndam dalam 50 ml air, diambil airnya |
| 2 sdm Gula aren |
| 1/4 sdt Garam laut |
| 1 batang Kayu manis (opsional) |
Kurkumin pada kunyit dan bixin pada kesumba keling berpotensi membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Air asam jawa digunakan secara tradisional sebagai penyegar dan pendukung pencernaan.
Advertisement
Minum 1 gelas sekitar 200 ml sehari, maksimal 5 hari berturut-turut; lalu berhenti sejenak dan evaluasi toleransi tubuh.
Kunyit dapat memengaruhi kerja obat pengencer darah dan obat diabetes dalam dosis tinggi. Konsultasikan dengan dokter bila sedang menjalani terapi obat tersebut.
Hindari pada penderita gangguan hati atau penyumbatan empedu tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Hati-hati bagi penderita sensitif lambung karena kunyit dan asam jawa bisa memicu asam lambung.
Resep Herbal: #0172