Singkong

Cassava | Manihot esculenta
Nama
Singkong (Cassava)
Nama Latin/Ilmiah
Manihot esculenta
Bagian Digunakan
Umbi, Daun
Rasa
Manis
Nama Lain
Daun ubi kayu (Malaysia), dahon ng kamoteng kahoy (Filipina), hojas de yuca (Meksiko), maniva (Brasil), majani ya muhogo (Tanzania).
Asal
Brasil, Amerika Selatan.
Kandungan Utama
karbohidrat, pati, serat, protein, vitamin C, dan mineral

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Singkong

Singkong (Manihot esculenta) merupakan tanaman perdu tropis yang berasal dari Amerika Selatan dan telah menyebar luas ke berbagai wilayah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Umbinya dikenal sebagai sumber karbohidrat utama setelah padi dan jagung. Tanaman ini memiliki daya adaptasi yang luar biasa, mampu tumbuh di lahan kering, tanah marginal, dan dengan curah hujan rendah. Secara morfologis, akar tunggangnya termodifikasi menjadi umbi yang kaya pati, sementara daunnya berbentuk menjari dan bercelah dalam. Keunggulan utama singkong terletak pada kemampuannya bertahan di kondisi tanah yang kurang subur, menjadikannya tanaman pangan penting bagi ketahanan pangan di negara berkembang.

Baca Lebih Lanjut
Update: 07 Agu 2026 - 21:00:08
 

II. Manfaat Singkong

7 Manfaat Singkong untuk kesehatan.

  1. Antioksidan dan pencegahan stres oksidatif

    Senyawa fenolik dan flavonoid bertindak sebagai donor elektron untuk menetralkan radikal bebas (ROS/RNS), mengkelat ion logam transisi, serta mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutathione peroksidase. Peroksidasi lipid juga dapat ditekan, ditunjukkan dengan penurunan malondialdehid.

    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan nyeri sendi (artralgia)

    Flavonoid dan fitosterol dalam daun singkong menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) dan 5-lipoksigenase (5-LOX), sehingga menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien. Jalur NF-κB juga ditekan, yang berakibat pada penurunan sitokin proinflamasi seperti IL-1β, IL-6, dan TNF-α.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, β-Sitosterol
    Tampilkan
  3. Antimikroba untuk infeksi kulit dan saluran cerna

    Saponin dan tanin merusak integritas membran sel mikroba melalui interaksi dengan lipid dan protein membran, meningkatkan permeabilitas dan menyebabkan kebocoran sel. Flavonoid seperti quercetin juga dapat menghambat adhesi bakteri dan enzim DNA girase, sehingga mengganggu multiplikasi bakteri.

    Senyawa Aktif: Saponin, tanin, Kuersetin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


III. Kandungan Singkong

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Singkong.

  1. Linamarin (2-hidroksi-2-metilpropionitril-beta-D-glukosida)

    Golongan: Sianogenik glikosida
    Bagian Tanaman: Umbi, kulit umbi, daun, lateks
    Aktivitas Farmakologis:
    Digunakan Sebagai Prodrug Dalam Terapi Gen Tumor (linamarase/linamarin GDEPT); In Vitro Menunjukkan Sitotoksisitas Selektif Terhadap Sel Tumor Yang Mengekspresikan Linamarase. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  2. Golongan: Kumarin
    Bagian Tanaman: Umbi, kulit umbi, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Analgesik, Dan Antimikroba Dalam Studi Seluler/hewan. Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol O-glikosida)
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Vasoprotektif, Dan Dapat Memperbaiki Mikrosirkulasi Pada Studi Suplementasi Rutin Murni. Belum Ada Uji Klinis Yang Dikaitkan Secara Spesifik Dengan Konsumsi Daun Singkong..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Singkong

Singkong (Manihot esculenta) mengandung glikosida sianogenik, terutama linamarin dan lotaustralin, yang dapat berubah menjadi asam sianida (HCN) yang sangat beracun jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau tidak diolah dengan benar. Enzim linamarase yang ada di dalam singkong akan menghidrolisis linamarin menjadi asam sianida ketika sel-sel tanaman rusak saat dikunyah atau dicerna. Keracunan sianida akut dapat menyebabkan gejala seperti pusing, sakit kepala, mual, muntah, kebingungan, penurunan kesadaran, hingga kematian dalam kasus yang parah akibat hambatan pada respirasi seluler.

Baca Semua Efek Samping

Melinjo Leaf

Gnetum gnemon

Cari: