Basella / Malabar Spinach

Basella alba
Nama
Basella / Malabar Spinach
Nama Latin/Ilmiah
Basella alba
Bagian Digunakan
Daun dan Batang Muda
Rasa
Tawar
Nama Lain
Ceylon spinach (Sri Lanka), Indian spinach (India), vine spinach (United States), alugbati (Philippines), mồng tơi (Vietnam)
Asal
India, Asia Tenggara, dan daerah tropis Asia lainnya.
Kandungan Utama
Mukilago, flavonoid, saponin, steroid, vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Basella / Malabar Spinach

Malabar Spinat (*Basella alba*) adalah tumbuhan merambat tahunan dari keluarga Basellaceae yang banyak ditemukan di wilayah tropis Asia dan Afrika. Disebut "bayam" namun secara botani tidak berkerabat dekat dengan bayam sejati (*Amaranthus*). Tumbuhan ini memiliki batang sukulen yang dapat memanjat hingga 10 meter dengan bantuan sulur, daun berbentuk hati atau oval yang tebal dan berair, serta bunga kecil berwarna putih hingga ungu yang tumbuh di ketiak daun. Adaptasinya yang luar biasa terhadap panas membuatnya menjadi sayuran hijau yang produktif di iklim tropis.

Baca Lebih Lanjut
Update: 13 Agu 2026 - 07:40:03
 

II. Ciri-ciri Basella / Malabar Spinach

Tumbuh subur di daerah tropis dengan suhu hangat dan kelembapan tinggi. Suka tempat yang terpapar sinar matahari penuh hingga teduh sebagian, serta tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Karakteristik/ciri-ciri Basella / Malabar Spinach (Basella alba):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tumbuhan Tanaman merambat tahunan dengan batang yang lunak, berair (sukulen), dan warnanya bisa hijau muda atau keunguan.
Daun Berbentuk oval atau seperti jantung, teksturnya agak tebal, kenyal, dan permukaannya licin mengilap.
Bunga Bunga kecil yang tidak memiliki mahkota, biasanya berwarna putih kehijauan atau merah muda, tumbuh dalam rangkaian seperti bulir.
Buah Buah buni (berry) berbentuk bulat kecil yang akan berubah warna menjadi ungu gelap atau hitam saat matang, mengandung cairan pewarna alami.
Perakaran Memiliki sistem perakaran serabut yang menyebar cukup dangkal di permukaan tanah.

III. Manfaat Basella / Malabar Spinach

8 Manfaat Basella / Malabar Spinach untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan modulasi nyeri inflamasi

    Flavonoid seperti kaempferol dan quercetin menghambat aktivitas enzim COX-2/5-LOX, sehingga menurunkan produksi prostaglandin dan leukotrien. Komponen triterpenoid lupeol dan β-sitosterol menekan transkripsi factor inflamasi NF-κB serta menurunkan pelepasan TNF-α, IL-1β, dan IL-6.

    Tampilkan
  2. Antioksidan dan perlindungan stres oksidatif

    Senyawa polifenol dan karotenoid mendonorkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, serta meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase, dan glutathione peroksidase melalui jalur aktivasi Nrf2/ARE, sehingga menurunkan peroksidasi lipid dan kadar MDA.

    Senyawa Aktif: Rutin, Apigenin, β-Karoten, lutein
    Tampilkan
  3. Antihiperglikemik / antidiabetes

    Flavonoid dan saponin dalam daun menghambat enzim α-glukosidase dan α-amilase, sehingga memperlambat penyerapan karbohidrat di usus. Ekstrak juga memperbaiki fungsi sel β pankreas, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi stres oksidatif melalui jalur PI3K/Akt pada studi hewan.

    Senyawa Aktif: Kaempferol, Kuersetin, Rutin, Saponin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Basella / Malabar Spinach

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Basella / Malabar Spinach.

  1. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antidiabetes, Dan Proteksi Kardiovaskular Pada Studi In Vitro/animal..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antimikroba, Dan Antiproliferatif Pada Studi In Vitro..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid glikosida
    Bagian Tanaman: Daun, batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Memperkuat Dinding Kapiler, Dan Antiplatelet Pada Studi In Vitro/animal..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Basella / Malabar Spinach

Interaksi & Kontraindikasi Basella / Malabar Spinach dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Hipotiroidisme / terapi levothyroxine

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Konsumsi Basella bersamaan dengan levothyroxine dapat mengganggu absorpsi obat. Beri jarak minimal 4 jam antara konsumsi Basella dan obat tiroid.

  2. Kehamilan dan menyusui

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Belum ada data keamanan yang memadai untuk penggunaan suplemen Basella. Konsumsi sebagai sayuran dalam jumlah normal dianggap aman, tetapi hindari ekstrak atau suplemen pekat selama hamil dan menyusui.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Basella alba dilaporkan memiliki efek menurunkan kadar gula darah. Kombinasi dengan obat antidiabetes dapat meningkatkan risiko hipoglikemia. Pantau gula darah secara teratur dan sesuaikan dosis sesuai anjuran dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+6)

VI. Efek Samping Basella / Malabar Spinach

Basella alba, yang dikenal sebagai bayam malabar atau binahong merah, umumnya aman dikonsumsi sebagai sayuran bergizi tinggi. Namun, konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping karena kandungan senyawa bioaktifnya, terutama asam oksalat dan purin. Kandungan oksalat yang tinggi dalam bayam malabar dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan, serta mengganggu penyerapan mineral penting seperti kalsium dan zat besi di dalam saluran pencernaan.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Basella / Malabar Spinach

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Basella / Malabar Spinach.

Apa saja kandungan fitokimia dan nutrisi utama Basella alba?
Daun Basella alba mengandung polisakarida/mukilago, flavonoid seperti kaempferol dan kuersetin, betasianin, asam fenolik, saponin, serta steroid. Dari sisi gizi, daun ini kaya akan beta-karoten (provitamin A), vitamin C, folat, kalsium, zat besi, dan magnesium. Kandungan inilah yang mendasari aktivitas antioksidan dan antiradang yang dilaporkan dalam berbagai kajian fitokimia. Referensi: Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.
Bagaimana cara konsumsi sehari-hari yang aman?
Basella alba umumnya dikonsumsi sebagai sayuran rebus, tumis, atau campuran sup. Daun dan batang muda sebaiknya dimasak terlebih dahulu untuk mengurangi kadar oksalat dan meminimalkan risiko kontaminasi. Porsi wajar sekitar 100 gram sayuran masak per hari dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Hindari mengonsumsi ekstrak pekat tanpa dosis yang jelas dan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Referensi: Indian Materia Medica oleh Nadkarni (2002).
Apa manfaat kesehatan umum Basella alba yang didukung bukti ilmiah?
Beberapa uji praklinis menunjukkan bahwa Basella alba berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, antipiretik, laksatif ringan, dan penurun glukosa darah pada hewan coba. Ekstrak daun juga dapat mempercepat penyembuhan luka bila digunakan secara topikal pada model tikus. Namun data uji klinis pada manusia masih terbatas, sehingga manfaat tersebut belum dapat menggantikan pengobatan medis. Referensi: Bamidele et al., 2010, Journal of Medicinal Plants Research; Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.
Apakah Basella alba dapat digunakan sebagai obat?
Secara empiris, Basella alba telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi sembelit, diare, bisul, luka, dan demam. Penelitian farmakologi menunjukkan adanya aktivitas antiinflamasi, analgesik, dan penyembuhan luka, tetapi sebagian besar masih pada tahap hewan. Karena belum ada standar dosis universal, penggunaan sebagai obat sebaiknya bersifat komplementer dan dilakukan setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Referensi: Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.
Apa efek samping atau risiko yang perlu diperhatikan?
Daun mentah mengandung oksalat, sehingga konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko batu ginjal pada orang yang rentan atau memiliki gangguan ginjal. Beberapa orang dapat mengalami gangguan pencernaan ringan seperti kembung atau mual jika mengonsumsi ekstrak dalam dosis tinggi, kemungkinan karena kandungan saponin dan lendir/mukilago. Sebaiknya mulai dari porsi kecil, masak daun hingga matang, dan hindari ekstrak pekat pada individu dengan kondisi medis tertentu. Referensi: Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.
Apakah Basella alba aman diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Daun Basella alba yang dimasak dan dihaluskan dapat diberikan sebagai bagian MPASI untuk bayi usia 6 bulan ke atas karena mengandung zat besi, folat, dan vitamin A. Namun belum ada bukti keamanan untuk sediaan ekstrak atau suplemen herbal pada bayi dan anak. Jangan memberikan kapsul, teh kental, atau ekstrak pekat tanpa rekomendasi dokter anak. Referensi: Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.
Apakah Basella alba aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Konsumsi Basella alba sebagai sayuran yang dimasak umumnya aman dan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral ibu hamil dan menyusui. Akan tetapi, sediaan ekstrak herbal dosis tinggi belum diteliti secara memadai; karena kandungan oksalat dan saponin, suplemen pekat tidak disarankan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Ibu dengan riwayat batu ginjal perlu lebih berhati-hati. Referensi: Deshmukh & Gaikwad, 2014, International Journal of Pharma and Bio Sciences.

Singkong

Manihot esculenta

Bayam Gajah

Amaranthus tricolor

Cari: