Advertisement
Chenopodium album, yang dikenal luas sebagai Lamb's Quarters atau goosefoot, adalah tumbuhan tahunan dari famili Amaranthaceae yang sering dianggap gulma namun memiliki nilai gizi tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi 1,5 meter dengan daun berbentuk belah ketupat hingga lanset, bertepi bergerigi, dan permukaan bawah yang sering ditutupi butiran-butiran putih seperti tepung—ciri khas yang memberinya nama "albúm" (putih). Tumbuhan ini tersebar hampir di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim sedang, dan mampu beradaptasi dengan berbagai jenis tanah serta kondisi lingkungan yang terganggu, seperti lahan pertanian, pinggir jalan, atau area terbengkalai.
Tumbuh subur hampir di mana saja, terutama di tanah yang terganggu seperti ladang, kebun, pinggir jalan, atau lahan kosong. Tanaman ini sangat tangguh dan bisa beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, asalkan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Karakteristik/ciri-ciri Goosefoot (Chenopodium album):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Tumbuhan herba tahunan yang bisa tumbuh tegak atau bercabang, tingginya bervariasi dari 10 cm sampai lebih dari 1 meter. |
| Batang | Batangnya cenderung bersudut (punya alur), seringkali punya guratan warna merah atau ungu, dan teksturnya agak berkayu kalau sudah tua. |
| Daun | Daunnya unik, bentuknya menyerupai kaki angsa (makanya disebut goosefoot). Bagian bawah daun biasanya tertutup bubuk putih halus seperti tepung yang bikin terlihat agak keabu-abuan. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil banget, warnanya hijau atau putih kehijauan, tidak punya mahkota, dan mengumpul dalam kelompok rapat di ujung batang atau ketiak daun. |
| Akar | Punya sistem perakaran tunggang yang cukup kuat, yang membantunya bertahan hidup meski di tanah yang padat atau kurang nutrisi. |
| Biji | Menghasilkan biji dalam jumlah yang sangat banyak. Bijinya kecil, berwarna hitam mengilap, dan sangat tahan lama di dalam tanah. |
6 Manfaat Goosefoot untuk kesehatan.
Flavonoid (quercetin, kaempferol) dan asam fenolik (asam kafeat, asam klorogenat) menangkal radikal bebas melalui donor elektron, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, dan glutation peroksidase.
Saponin dan alkaloid mengganggu integritas membran sel mikroba dengan mengikat ergosterol (jamur) atau merusak dinding sel bakteri; terpenoid (saponin) menghambat enzim adhesin dan formasi biofilm.
Flavonoid (quercetin) menghambat jalur COX-2 dan 5-LOX, menekan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6) melalui modulasi NF-κB; triterpenoid menghambat aktivitas fosfolipase A2.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Goosefoot.
Interaksi & Kontraindikasi Goosefoot dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Goosefoot (Chenopodium album), yang juga dikenal sebagai lamb's quarters, adalah tanaman liar yang sering dikonsumsi sebagai sayuran hijau, namun mengandung senyawa anti-nutrisi dan toksin tertentu yang dapat memicu efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak diolah dengan benar. Tanaman ini memiliki konsentrasi tinggi asam oksalat (oxalic acid) dan nitrat. Konsumsi asam oksalat berlebih dapat mengikat kalsium di dalam saluran pencernaan, membentuk kristal kalsium oksalat yang berpotensi meningkatkan risiko batu ginjal, serta menyebabkan iritasi lambung, mual, muntah, dan diare pada individu yang sensitif.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Goosefoot.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Goosefoot.