Kasifikasi ilmiah Goosefoot (Chenopodium album)
Author: L.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Caryophyllidae |
| Ordo: | Caryophyllales |
| Famili: | Amaranthaceae |
| Subfamili: | Chenopodioideae |
| Tribus: | Chenopodieae |
| Genus: | Chenopodium |
| Spesies: | Chenopodium album |
Chenopodium album, atau yang lebih dikenal sebagai bayam liar, adalah tumbuhan terna yang sering dianggap sebagai gulma di lahan pertanian maupun pekarangan rumah. Tumbuhan ini memiliki ciri khas berupa daun berbentuk belah ketupat atau segitiga dengan lapisan seperti tepung (mealy) berwarna keputihan di sisi bawah daunnya, yang sebenarnya merupakan kumpulan kristal oksalat.
Meskipun sering dicabut sebagai tanaman pengganggu, sebenarnya bagian daun dan biji dari tumbuhan ini bisa dimakan dan memiliki nilai nutrisi yang cukup tinggi, mirip dengan kerabatnya yaitu quinoa. Di Indonesia, tanaman ini memang tidak terlalu populer untuk dikonsumsi, namun di beberapa negara, ia kerap diolah sebagai sayuran hijau yang dimasak dengan cara ditumis atau dicampurkan ke dalam sup.
Advertisement