Advertisement
Petai atau Pete (Parkia speciosa) adalah tanaman polong-polongan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga Fabaceae dan dapat tumbuh sebagai pohon besar hingga mencapai tinggi 30 meter. Bagian yang paling dikenal adalah bijinya yang berbentuk pipih dan berwarna hijau cerah, tersusun dalam polong yang panjang dan menggantung. Meskipun aromanya menyengat dan sering dianggap kontroversial, petai telah menjadi bagian penting dalam kuliner Nusantara, baik dimakan mentah, direbus, maupun diolah sebagai pelengkap sambal atau sayur.
8 Manfaat Petai / Pete untuk kesehatan.
Ekstrak biji dan polong Parkia speciosa menghambat α-glukosidase dan α-amilase, sehingga menunda absorbsi karbohidrat. Senyawa tiazolidin-4-asam karboksilat meningkatkan sensitivitas insulin dan translokasi GLUT-4 melalui jalur PI3K/Akt; komponen fenolik melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.
Fenolik dan flavonoid menyumbangkan elektron atau menangkap radikal bebas, mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, dan meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti SOD, katalase dan GPx; juga menghambat peroksidasi lipid.
Fitosterol dan flavonoid menghambat enzim COX-2/5-LOX, menurunkan produksi NO dan PGE2 dengan memblokir NF-κB, serta menekan sitokin pro-inflamasi TNF-α dan IL-6.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Petai / Pete.
Petai (Parkia speciosa) dikenal luas di Asia Tenggara sebagai bahan pangan yang kaya akan nutrisi, namun konsumsinya yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping bagi kesehatan. Salah satu efek samping yang paling umum dan khas adalah timbulnya bau tidak sedap pada urine dan napas. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam amino yang mengandung sulfur, seperti asam djenkolic, serta berbagai senyawa volatil sulfur lainnya yang dipecah oleh sistem pencernaan dan dimetabolisme oleh tubuh, menghasilkan senyawa turunan seperti metil merkaptan. Selain masalah bau, konsumsi petai dalam jumlah besar juga dapat memberikan beban kerja ekstra pada organ ginjal.