Kasifikasi ilmiah Petai / Pete (Parkia speciosa)
Author: Hassk.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Plantae |
| Subkerajaan: | Viridiplantae |
| Infrakerajaan: | Streptophyta |
| Superdivisi: | Embryophyta |
| Divisi: | Tracheophyta |
| Subdivisi: | Spermatophytina |
| Kelas: | Magnoliopsida |
| Subkelas: | Rosidae |
| Ordo: | Fabales |
| Famili: | Fabaceae |
| Subfamili: | Caesalpinioideae |
| Tribus: | Mimoseae |
| Genus: | Parkia |
| Spesies: | Parkia speciosa |
Parkia speciosa atau yang lebih dikenal dengan nama petai merupakan tanaman polong-polongan tropis yang sangat populer di Asia Tenggara. Pohon ini bisa tumbuh cukup tinggi dan biasanya ditemukan di hutan dataran rendah. Buahnya berbentuk papan panjang yang menggantung, berisi biji-biji hijau beraroma khas yang bagi sebagian orang sangat menggugah selera, meskipun memiliki aroma yang cukup menyengat setelah dikonsumsi.
Selain dimanfaatkan sebagai bahan masakan seperti sambal goreng petai atau lalapan, tanaman ini juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Biji petai mengandung serat, protein, serta berbagai vitamin yang baik untuk tubuh. Meskipun sering dianggap sebagai makanan yang 'kontroversial' karena baunya, petai tetap menjadi primadona kuliner tradisional yang tak tergantikan bagi para penggemarnya.
Advertisement