Minuman hangat khas Nusantara yang memadukan vanili asli (Vanilla planifolia) dengan jahe dan serai. Resep ini diadaptasi dari tradisi jamu untuk memberikan rasa nyaman saat badan kurang hangat.
| 400 ml air |
| 1 batang serai, memarkan |
| 10 g jahe segar (sekitar 2 iris), memarkan |
| 1/2 buah vanili (Vanilla planifolia), belah dua dan kerok bijinya |
| 1 sdt gula aren atau madu (opsional) |
| 1 sdt air jeruk nipis (opsional) |
Jahe mengandung gingerol yang secara ilmiah diketahui membantu meredakan mual ringan dan melancarkan sirkulasi, sedangkan serai memberikan aroma dan efek relaksasi. Vanilin dalam vanili menambah aktivitas antioksidan pada minuman ini.
Advertisement
1 cangkir (400 ml) per hari untuk dewasa; setara 1/2 buah vanili. Tidak disarankan lebih dari 2 cangkir per hari.
Jahe dosis tinggi dapat memperkuat efek antikoagulan seperti warfarin dan aspirin; beri jarak 2 jam dari obat dan konsultasikan dengan dokter. Serai memiliki efek diuretik ringan, jadi hati-hati bila menggunakan obat diuretik atau lithium.
Hindari jika alergi terhadap jahe, serai, atau vanili. Tidak dianjurkan pada peradangan lambung akut atau batu empedu karena jahe dapat merangsang asam lambung dan sekresi empedu. Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dahulu dan membatasi dalam takaran kuliner.
Resep Herbal: #0580