Advertisement
Bandotan atau babadotan merupakan tumbuhan liar dari famili Asteraceae yang dikenal luas sebagai gulma di daerah tropis. Secara botani, Ageratum conyzoides memiliki batang tegak berbulu halus, daun berbentuk bulat telur dengan tepi bergerigi, serta bunga majemuk kecil berwarna putih hingga ungu pucat yang tersusun dalam bongkol. Meski sering dianggap pengganggu, tumbuhan ini memiliki keunikan morfologis yang membuatnya mudah dikenali dan telah lama dimanfaatkan dalam berbagai sistem pengobatan tradisional.
7 Manfaat Bandotan untuk kesehatan.
Ekstrak dan flavonoid (kuersetin, kaempferol, skopoletin) menghambat aktivitas siklooksigenase-2 (COX-2) dan jalur NF-κB, sehingga menurunkan produksi PGE2, TNF-α, dan IL-6. Senyawa kromena (prekosen I dan II) mengurangi migrasi neutrofil dan eksudasi peradangan pada jaringan.
Efek antinosiseptif diperankan oleh flavonoid dan komponen minyak atsiri. β-Kariofilena berikatan dengan reseptor CB2; jalur opioidergik terlibat karena efek berkurang dengan nalokson; sebagian efek dimediasi jalur NO/cyclic GMP pada tingkat perifer.
Komponen lipofilik minyak atsiri dan kromena mengganggu integritas membran sel mikroba, menyebabkan kebocoran ion dan sitoplasma. Flavonoid menghambat ATPase membran dan pembentukan biofilm pada bakteri/fungi.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bandotan.
Tanaman Bandotan (Ageratum conyzoides) secara tradisional sering digunakan sebagai obat herbal, namun berbagai penelitian toksikologi menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa bioaktif berbahaya seperti alkaloid pirolizidin, kumarin, dan saponin. Konsumsi atau penggunaan bagian tanaman ini dalam jangka panjang atau dosis tinggi dapat memicu efek hepatotoksik, yaitu keracunan pada hati akibat kerusakan sel-sel hepatosit yang dimediasi oleh metabolit reaktif dari alkaloid pirolizidin. Selain itu, beberapa uji pra-klinis pada hewan menunjukkan adanya potensi efek samping terhadap sistem reproduksi, termasuk penurunan kualitas sperma dan gangguan siklus estrus jika dikonsumsi secara oral dalam ekstrak pekat.