Advertisement
Clitoria ternatea var. alba atau yang lebih dikenal sebagai Telang Putih adalah varietas dari tanaman merambat anggota famili Fabaceae. Tidak seperti kerabatnya yang berbunga biru, varietas ini memiliki mahkota bunga berwarna putih bersih dengan bentuk menyerupai keong atau kupu-kupu. Tanaman ini berasal dari daerah tropis Asia dan sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias, penutup tanah, serta pengikat nitrogen karena memiliki bintil akar yang mampu menyuburkan tanah.
8 Manfaat Telang Putih untuk kesehatan.
Polifenol seperti kaempferol dan kuersetin berperan sebagai donor elektron dan penangkap radikal bebas, mengkelat ion logam transisi, serta mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, GPx) dan menurunkan kadar MDA.
Menghambat asetilkolinesterase sehingga meningkatkan kadar asetilkolin di celah sinaptik; efek antioksidan melindungi neuron hipokampus; triterpenoid dan flavonoid diduga memodulasi jalur BDNF/CREB.
Ekstrak diduga berinteraksi dengan reseptor GABA_A dan memodulasi serotonin (5-HT); menghambat MAO-A; meningkatkan BDNF sehingga memberikan efek mirip diazepam dan fluoxetine pada uji perilaku.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Telang Putih.
Telang Putih (Clitoria ternatea var. alba) adalah varian dari bunga telang yang kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Meskipun sering dikonsumsi sebagai teh herbal karena potensi antioksidantsanya, konsumsi yang berlebihan atau tanpa pengawasan dapat menimbulkan beberapa efek samping pada sistem pencernaan. Senyawa aktif tertentu dalam tanaman ini dapat mengiritasi mukosa lambung, terutama pada individu yang memiliki lambung sensitif, sehingga memicu gejala seperti mual, kram perut, dan diare ringan.