Waru Lengis

Portia Tree | Thespesia populnea
Nama
Waru Lengis (Portia Tree)
Nama Latin/Ilmiah
Thespesia populnea
Bagian Digunakan
Daun Muda, Bunga
Rasa
Pahit, kelat
Nama Lain
Milo (Hawaii, AS), Bebaru (Malaysia), Suriyamara (Sri Lanka), Poovarasu (India), Malakawes (Filipina).
Asal
Waru Lengis (Thespesia populnea) berasal dari wilayah pesisir tropis Asia Tenggara, Asia Selatan, Afrika Timur, Australia, dan kepulauan Pasifik.
Kandungan Utama
Flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, steroid, dan terpenoid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Waru Lengis

Thespesia populnea, yang dikenal di Indonesia sebagai waru lengis, adalah tumbuhan pepohonan pantai dari famili Malvaceae yang memiliki hubungan dekat dengan kapas dan okra. Secara morfologi, pohon ini dapat tumbuh hingga 15 meter dengan tajuk yang rimbun. Daunnya berbentuk jantung dengan permukaan mengilap, sementara bunganya berwarna kuning cerah yang berubah menjadi oranye kemerahan seiring bertambahnya usia—memiliki pusat berwarna ungu tua yang kontras. Buahnya berupa kapsul bulat yang mengayu, dan seluruh bagian pohon ini menghasilkan getah kuning yang lengket, sehingga banyak masyarakat menyebutnya "waru lengis" (lengis berarti berminyak atau licin).

Baca Lebih Lanjut
Update: 15 Agu 2026 - 21:52:18
 

II. Ciri-ciri Waru Lengis

Biasanya tumbuh subur di sepanjang pesisir pantai atau hutan bakau. Pohon ini tahan banget sama kadar garam yang tinggi dan angin laut yang kencang, makanya sering jadi tanaman peneduh di tepi pantai. Karakteristik/ciri-ciri Waru Lengis (Thespesia populnea):

Bagian Ciri-Ciri
Perawakan Pohon yang cukup rindang dengan tinggi bisa mencapai 6-15 meter, kulit batangnya agak kasar dan berwarna kecokelatan.
Daun Bentuknya kayak jantung atau segitiga tumpul dengan ujung yang meruncing. Warnanya hijau mengkilap dan kalau dipegang teksturnya agak tebal seperti kulit.
Bunga Cantik banget, bentuknya menyerupai bunga kembang sepatu. Saat baru mekar warnanya kuning cerah dengan bagian tengah berwarna merah marun, tapi kalau sudah mau layu warnanya berubah jadi kemerahan/oranye.
Buah Berbentuk bulat pipih atau menyerupai kapsul kayu. Kalau masih muda warnanya hijau, dan kalau sudah tua akan berubah jadi cokelat kering.
Akar Sistem perakarannya kuat dan menyebar, sangat efektif buat menahan abrasi di area pantai.

III. Manfaat Waru Lengis

7 Manfaat Waru Lengis untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan anti-edema

    Menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX, menurunkan aktivasi NF-κB, serta menekan produksi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Flavonoid seperti quercetin dan kaempferol turut menstabilkan membran lisosom dan menghambat pelepasan mediator inflamasi.

    Senyawa Aktif: gossypol, Kuersetin, Kaempferol
    Tampilkan
  2. Antioksidan dan perlindungan stres oksidatif

    Flavonoid mendonorkan atom hidrogen kepada radikal bebas, mengaktivasi jalur Nrf2/ARE, mengkelat ion logam transisi Fe2+/Cu2+, menurunkan MDA, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen SOD, CAT, serta GSH.

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, Kaempferol
    Tampilkan
  3. Antimikroba spektrum luas

    Senyawa fenolik mengganggu integritas membran mikroba, menghambat enzim seluler seperti ATPase dan topoisomerase, serta mencegah pembentukan biofilm. Gossypol diketahui aktif terhadap bakteri Gram-positif, Gram-negatif, dan fungi.

    Senyawa Aktif: gossypol, Kuersetin, Rutin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


IV. Kandungan Waru Lengis

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Waru Lengis.

  1. Gossypol

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpen dialdehida dimerik)
    Bagian Tanaman: Biji, kulit akar, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antikanker, Antivirus, Antimalaria, Antibakteri, Dan Penghambat Fertilitas Pria Pada Studi Praklinik; Gossypol Pernah Diuji Sebagai Kontrasepsi Pria..
    Tampilkan
  2. Thespesone

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpenoid naftokuinon)
    Bagian Tanaman: Kayu teras (heartwood), kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antibakteri, Antijamur, Dan Sitotoksik Terhadap Beberapa Lini Sel Tumor Pada Studi In Vitro..
    Tampilkan
  3. Thespone

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpenoid kuinon)
    Bagian Tanaman: Kayu teras, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Dilaporkan Memiliki Efek Antibakteri Dan Sitotoksik; Peran Farmakologis Utamanya Masih Memerlukan Konfirmasi Lebih Lanjut..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Waru Lengis

Waru lengis (Thespesia populnea) adalah tanaman yang bagian-bagiannya seperti daun, kulit batang, dan bunga sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan seperti peradangan kulit, rematik, dan masalah pencernaan. Namun, penggunaan tanaman ini tidak sepenuhnya bebas dari risiko efek samping, terutama jika dikonsumsi atau diaplikasikan secara tidak tepat. Berbagai penelitian fitokimia menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif biologis seperti flavonoid, tanin, saponin, dan glikosida. Dalam dosis tinggi atau pada individu yang sensitif, kandungan senyawa bioaktif ini dapat memicu reaksi merugikan pada tubuh manusia, termasuk gangguan lambung, mual, muntah, serta iritasi pada saluran pencernaan bagian atas.

Baca Semua Efek Samping

Kayu Ules

Helicteres isora

Telang Putih

Clitoria ternatea var. alba

Cari: