Kayu Ules

Helicteres isora
Nama
Kayu Ules
Nama Latin/Ilmiah
Helicteres isora
Bagian Digunakan
Buah
Rasa
Pahit
Nama Lain
Indian screw tree (India), marodphali (India), valampiri (India), po hong (Thailand), huo suo teng (China)
Asal
Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk India, Sri Lanka, Indocina, Malaysia, Indonesia, hingga Australia utara.
Kandungan Utama
Saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, dan steroid/triterpenoid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kayu Ules

Kayu ules (*Helicteres isora*) merupakan perdu atau pohon kecil dari famili Malvaceae yang memiliki keunikan morfologis pada buahnya yang terpilin menyerupai ulir atau sekrup. Tumbuhan ini tersebar luas di kawasan Asia tropis, termasuk Indonesia, dan kerap ditemukan di hutan sekunder, tepi sungai, hingga pekarangan rumah. Nama "ules" dalam bahasa Jawa merujuk langsung pada bentuk buahnya yang memilin, menjadikannya mudah dikenali di antara vegetasi di sekitarnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 15 Agu 2026 - 19:52:34
 

II. Manfaat Kayu Ules

7 Manfaat Kayu Ules untuk kesehatan.

  1. Antihiperglikemia/Diabetes mellitus

    Ekstrak H. isora menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat pemecahan dan penyerapan karbohidrat; aktivasi AMPK dan peningkatan translokasi GLUT4 ke membran otot, serta perbaikan fungsi sel beta pankreas melalui aktivitas antioksidan (skavenging ROS oleh flavonoid/kuersetin).

    Senyawa Aktif: Kuersetin, Rutin, Lupeol
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi dan analgesik

    Lupeol dan flavonoid menekan aktivitas cyclooxygenase-2 (COX-2) dan produksi prostaglandin; menghambat transduksi sinyal NF-κB sehingga ekspresi TNF-α, IL-6, dan iNOS/NO berkurang; efek ini juga mengurangi ekstravasasi leukosit ke jaringan.

    Senyawa Aktif: Lupeol, Kuersetin, Asam Kafeat
    Tampilkan
  3. Antimikroba/antibakteri

    Tanin dan flavonoid merusak integritas membran sel bakteri serta mengganggu enzim dan protein adhesi; saponin dan triterpenoid (lupeol) menyebabkan kebocoran komponen intraseluler dan berpotensi menghambat pembentukan biofilm.

    Senyawa Aktif: tanin terkondensasi, Kuersetin, Lupeol
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+4)

Advertisement


III. Kandungan Kayu Ules

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kayu Ules.

  1. Isatin (2,3-dioksoindolin)

    Golongan: Alkaloid (indol/oksindol)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antikonvulsan; Inhibitor Monoamina Oksidase (MAO); Pada Dosis Rendah Menunjukkan Efek Protektif Terhadap Kejang Pada Model Hewan..
    Tampilkan
  2. Isocucurbitacin D

    Golongan: Triterpenoid (Cucurbitacin)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Antiproliferatif/sitotoksik Terhadap Beberapa Lini Sel Kanker; Juga Dilaporkan Memiliki Potensi Antidiabetes Melalui Peningkatan Pengambilan Glukosa Pada Studi Awal..
    Tampilkan
  3. Golongan: Flavonoid (flavonol)
    Bagian Tanaman: Buah dan daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan; Inhibitor α-glukosidase; Antiinflamasi; Membantu Sekresi Insulin Pada Model Diabetes..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Kayu Ules

Kayu Ules (Helicteres isora) secara tradisional digunakan dalam berbagai sistem pengobatan herbal di Asia untuk mengatasi gangguan pencernaan, diabetes, dan sebagai agen antiinflamasi. Meskipun sering dianggap alami, konsumsi ekstrak atau bagian tanaman ini tidak luput dari potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi tanpa takaran yang tepat atau dalam dosis tinggi. Beberapa penelitian toksisitas pada hewan menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak tanaman ini dalam jumlah berlebihan dapat memicu gangguan pada organ pencernaan seperti mual, muntah, dan iritasi lambung. Senyawa aktif metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya, jika terakumulasi dalam tubuh, berpotensi memberikan beban lebih pada organ metabolisme utama.

Baca Semua Efek Samping

Jambu Air

Syzygium aqueum

Waru Lengis

Thespesia populnea

Cari: