Advertisement
Kayu ules (*Helicteres isora*) merupakan perdu atau pohon kecil dari famili Malvaceae yang memiliki keunikan morfologis pada buahnya yang terpilin menyerupai ulir atau sekrup. Tumbuhan ini tersebar luas di kawasan Asia tropis, termasuk Indonesia, dan kerap ditemukan di hutan sekunder, tepi sungai, hingga pekarangan rumah. Nama "ules" dalam bahasa Jawa merujuk langsung pada bentuk buahnya yang memilin, menjadikannya mudah dikenali di antara vegetasi di sekitarnya.
7 Manfaat Kayu Ules untuk kesehatan.
Ekstrak H. isora menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat pemecahan dan penyerapan karbohidrat; aktivasi AMPK dan peningkatan translokasi GLUT4 ke membran otot, serta perbaikan fungsi sel beta pankreas melalui aktivitas antioksidan (skavenging ROS oleh flavonoid/kuersetin).
Lupeol dan flavonoid menekan aktivitas cyclooxygenase-2 (COX-2) dan produksi prostaglandin; menghambat transduksi sinyal NF-κB sehingga ekspresi TNF-α, IL-6, dan iNOS/NO berkurang; efek ini juga mengurangi ekstravasasi leukosit ke jaringan.
Tanin dan flavonoid merusak integritas membran sel bakteri serta mengganggu enzim dan protein adhesi; saponin dan triterpenoid (lupeol) menyebabkan kebocoran komponen intraseluler dan berpotensi menghambat pembentukan biofilm.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kayu Ules.
Kayu Ules (Helicteres isora) secara tradisional digunakan dalam berbagai sistem pengobatan herbal di Asia untuk mengatasi gangguan pencernaan, diabetes, dan sebagai agen antiinflamasi. Meskipun sering dianggap alami, konsumsi ekstrak atau bagian tanaman ini tidak luput dari potensi efek samping, terutama jika dikonsumsi tanpa takaran yang tepat atau dalam dosis tinggi. Beberapa penelitian toksisitas pada hewan menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak tanaman ini dalam jumlah berlebihan dapat memicu gangguan pada organ pencernaan seperti mual, muntah, dan iritasi lambung. Senyawa aktif metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya, jika terakumulasi dalam tubuh, berpotensi memberikan beban lebih pada organ metabolisme utama.