Minuman tradisional kunyit asam yang diperkaya kayu secang. Kombinasi ini diadaptasi dari ramuan jamu Nusantara dan didukung data fitokimia secang serta kunyit.
| 10 g kayu secang kering |
| 25 g kunyit segar, kupas dan iris tipis |
| 15 g daging buah asam jawa, buang bijinya |
| 30 g gula aren, serut |
| 600 ml air |
| 1/4 sdt garam (opsional) |
Secang dan kunyit sama-sama memiliki senyawa antiinflamasi yang berpotensi membantu meredakan pegal sendi. Asam jawa dan gula aren memberi rasa segar sekaligus menyeimbangkan rasa pahit.
Advertisement
Minum 1 gelas (200 ml) setelah makan; maksimal 2 gelas per hari. Total secang yang diminum sekitar 3-7 g per hari, sesuai batas tradisional 9 g per hari.
Dapat meningkatkan efek obat antikoagulan/antiplatelet dan obat penurun gula darah. Kunyit juga berinteraksi dengan beberapa obat yang dimetabolisme enzim hati, jadi konsultasikan dulu jika sedang rutin minum obat.
Tidak untuk ibu hamil karena kunyit dan secang berpotensi merangsang kontraksi rahim. Hindari juga pada tukak lambung aktif, penyumbatan empedu, dan orang yang mudah berdarah.
Resep Herbal: #0807
Advertisement