Wedang Lidah Buaya Jahe Serai

Wedang lidah buaya, jahe, dan serai: minuman tradisional untuk hangatkan tubuh, redakan mual, dukung pencernaan.

Deskripsi:

Wedang hangat khas Nusantara ini menggabungkan gel lidah buaya, jahe, serai, dan daun pandan. Kombinasi ini sejalan dengan tradisi jamu dan TCM yang memanfaatkan bahan-bahan rempah untuk menghangatkan tubuh dan menenangkan pencernaan.

Resep:

Bahan:
100 g fillet lidah buaya, potong dadu
15 g jahe, memarkan
1 batang serai, geprek
2 lembar daun pandan
500 ml air
1 sdt gula aren atau madu (opsional)
1 sdm air jeruk nipis (opsional)

Manfaat:

Jahe mengandung gingerol yang dapat membantu meredakan mual ringan dan memberi rasa hangat. Serai serta lidah buaya memberikan efek antioksidan dan membantu relaksasi saluran cerna.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Bersihkan fillet lidah buaya, buang getah kuning, rendam di air garam 10 menit, lalu bilas.
  2. Rebus fillet dalam air mendidih 2 menit; tiriskan.
  3. Didihkan 500 ml air, masukkan jahe, serai, dan daun pandan; rebus dengan api kecil 5 menit.
  4. Masukkan lidah buaya, lalu rebus 10 menit hingga aromanya keluar.
  5. Tambahkan gula aren atau madu sesuai selera. Sajikan hangat dengan perasan jeruk nipis.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Resep ini menghasilkan 2–3 cangkir. Minum maksimal 1 cangkir per hari; cukup 2–3 kali dalam seminggu.

Interaksi:

Jahe dosis tinggi dapat meningkatkan risiko perdarahan bila dipakai bersama warfarin. Lidah buaya juga dapat memengaruhi gula darah, jadi waspadai interaksi dengan obat antidiabetes.

Kontraindikasi:

Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, penderita batu empedu aktif, tukak lambung akut, dan anak di bawah 12 tahun. Hentikan jika muncul nyeri ulu hati atau iritasi lambung.

Resep Herbal: #0287



Resep Herbal Lainnya

Cari: