Wedang hangat khas Nusantara ini menggabungkan gel lidah buaya, jahe, serai, dan daun pandan. Kombinasi ini sejalan dengan tradisi jamu dan TCM yang memanfaatkan bahan-bahan rempah untuk menghangatkan tubuh dan menenangkan pencernaan.
| 100 g fillet lidah buaya, potong dadu |
| 15 g jahe, memarkan |
| 1 batang serai, geprek |
| 2 lembar daun pandan |
| 500 ml air |
| 1 sdt gula aren atau madu (opsional) |
| 1 sdm air jeruk nipis (opsional) |
Jahe mengandung gingerol yang dapat membantu meredakan mual ringan dan memberi rasa hangat. Serai serta lidah buaya memberikan efek antioksidan dan membantu relaksasi saluran cerna.
Advertisement
Resep ini menghasilkan 2–3 cangkir. Minum maksimal 1 cangkir per hari; cukup 2–3 kali dalam seminggu.
Jahe dosis tinggi dapat meningkatkan risiko perdarahan bila dipakai bersama warfarin. Lidah buaya juga dapat memengaruhi gula darah, jadi waspadai interaksi dengan obat antidiabetes.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, penderita batu empedu aktif, tukak lambung akut, dan anak di bawah 12 tahun. Hentikan jika muncul nyeri ulu hati atau iritasi lambung.
Resep Herbal: #0287