Wedang hangat dengan lengkuas (Alpinia galanga) dan serai yang biasa diminum setelah makan untuk menghangatkan tubuh. Ramuan serupa tercatat dalam literatur jamu Nusantara dan pengobatan tradisional Thailand.
| 250 ml Air minum |
| 15 g Lengkuas putih segar, dimemarkan |
| 2 batang Serai, dimemarkan |
| 3 lembar Daun jeruk purut, disobek |
| 10 g Gula aren (opsional) |
| 1/2 sdt Air jeruk nipis (opsional) |
Senyawa aktif 1'-acetoxychavicol acetate pada lengkuas memiliki potensi anti-inflamasi dan antioksidan dalam sejumlah penelitian dasar. Serai memberi aroma menenangkan serta membantu meredakan kembung secara tradisional.
Advertisement
Minum 1 cangkir (200 ml) setelah makan, maksimal 2 sajian sehari. Satu sajian setara dengan 15 g lengkuas segar untuk skala jamu, bukan pengganti obat.
Dosis tinggi dapat memperkuat efek antikoagulan/antiplatelet dan obat diabetes. Bila sedang minum obat rutin, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Hindari sebagai minuman rutin tanpa konsultasi pada ibu hamil, penderita maag aktif, dan anak di bawah 12 tahun.
Resep Herbal: #0196
Advertisement