Wedang Lengkuas Serai

Wedang lengkuas serai hangat untuk pencernaan. Minuman jamu sederhana dengan antioksidan dan rasa segar.

Deskripsi:

Wedang hangat dengan lengkuas (Alpinia galanga) dan serai yang biasa diminum setelah makan untuk menghangatkan tubuh. Ramuan serupa tercatat dalam literatur jamu Nusantara dan pengobatan tradisional Thailand.

Resep:

Bahan:
250 ml Air minum
15 g Lengkuas putih segar, dimemarkan
2 batang Serai, dimemarkan
3 lembar Daun jeruk purut, disobek
10 g Gula aren (opsional)
1/2 sdt Air jeruk nipis (opsional)

Manfaat:

Senyawa aktif 1'-acetoxychavicol acetate pada lengkuas memiliki potensi anti-inflamasi dan antioksidan dalam sejumlah penelitian dasar. Serai memberi aroma menenangkan serta membantu meredakan kembung secara tradisional.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Didihkan air dalam panci kecil.
  2. Masukkan lengkuas, serai, dan daun jeruk purut. Kecilkan api lalu rebus 10-15 menit.
  3. Tambahkan gula aren, aduk hingga larut, lalu matikan api.
  4. Saring ke dalam gelas, tambahkan air jeruk nipis, dan sajikan hangat.

Advertisement


Interaksi:

Dosis tinggi dapat memperkuat efek antikoagulan/antiplatelet dan obat diabetes. Bila sedang minum obat rutin, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Dosis:

Minum 1 cangkir (200 ml) setelah makan, maksimal 2 sajian sehari. Satu sajian setara dengan 15 g lengkuas segar untuk skala jamu, bukan pengganti obat.

Kontraindikasi:

Hindari sebagai minuman rutin tanpa konsultasi pada ibu hamil, penderita maag aktif, dan anak di bawah 12 tahun.

Resep Herbal: #0196