Wedang ini memakai kayu manis Padang/cassia (Cinnamomum burmannii) dengan jahe dan serai untuk rasa hangat yang menenangkan. Terinspirasi jamu Nusantara, resep ini cocok sebagai minuman pendamping relaksasi sore.
| 500 ml air |
| 1 batang kayu manis Padang/cassia (5-6 cm) |
| 3 iris jahe segar (masing-masing ±2 cm) |
| 1 batang serai, geprek |
| 1 sdt air lemon (opsional) |
| 1 sdt madu (opsional, tambahkan saat minuman sudah hangat) |
Sinamaldehid dalam kayu manis Padang memiliki aktivitas antioksidan dan membantu metabolisme glukosa yang sehat. Jahe dan serai membantu menghangatkan tubuh serta meredakan rasa kembung setelah makan.
Advertisement
Minum 1 gelas (200–250 ml) per hari. Total cassia pada satu sajian tidak melebihi 1 g; jangan menambah bubuk kayu manis dari sumber lain pada hari yang sama.
Kumarin cassia dapat meningkatkan efek warfarin/antikoagulan dan berisiko terhadap hati bila dikombinasikan dengan obat hepatotoksik. Sinamaldehid juga dapat mempotensiasi obat antidiabetik dan antihipertensi; konsultasikan dengan dokter bila Anda sedang dalam terapi.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, penderita gangguan hati, tukak lambung aktif, atau alergi kayu manis/jahe. Jangan berikan madu pada bayi di bawah 1 tahun.
Resep Herbal: #0575