Wedang hangat khas Nusantara yang memadukan kulit kayu manis Padang (Cinnamomum burmannii), jahe, dan serai. Minuman ini nyaman untuk pencernaan dan cocok diminum saat cuaca dingin atau setelah makan berat.
| 300 ml Air mineral matang |
| 1 batang kecil (±2 g) Kayu manis Padang (Cinnamomum burmannii), cuci bersih |
| 3 iris (±10 g) Jahe segar, memarkan |
| 1 batang (±15 g) Serai, memarkan |
| 2 butir Cengkih |
| 1 sdt Madu mentah (opsional) |
Sinamaldehid dari kayu manis membantu menjaga kestabilan gula darah dan memberi efek antioksidan. Jahe serta serai berkontribusi merelaksasi saluran cerna dan mengurangi rasa mual.
Advertisement
1 gelas (±200 ml) per hari, cukup 3–4 hari per minggu untuk dewasa sehat; jangan memakan batang kayu manisnya.
Dapat meningkatkan efek obat antidiabetes dan antikoagulan/antiplatelet; konsultasikan dengan dokter jika sedang menjalani pengobatan rutin.
Hindari pada penyakit hati aktif, tukak lambung akut, ibu hamil, dan ibu menyusui tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Resep Herbal: #0565