Wedang herbal dari daun jambu biji, kayu manis, dan cengkeh, diracik mengikuti kebiasaan minum jamu rempah Nusantara. Rasanya ringan dan agak sepat; sangat cocok diminum hangat setelah makan.
| 7 lembar Daun jambu biji segar atau 1 sdt daun jambu biji kering |
| 300 ml Air mendidih |
| 1 batang Kayu manis sekitar 5 cm |
| 3 butir Cengkeh |
| 2 cm Jahe segar opsional |
| 1 sdt Madu, tambahkan setelah hangat |
Daun jambu biji mengandung tanin dan kuersetin; dalam kajian fitoterapi dikenal untuk membantu meredakan diare ringan. Kayu manis menambahkan polifenol yang mendukung metabolisme gula, tetapi bukan pengganti obat diabetes.
Advertisement
1 cangkir (200–250 ml) 1–2 kali sehari sesudah makan, tidak lebih dari 14 hari berturut-turut tanpa konsultasi.
Dapat meningkatkan efek obat antidiabetik dan antihipertensi, sehingga perlu pemantauan gula darah dan tekanan darah. Tanin dapat menghambat penyerapan zat besi; jangan diminum bersamaan dengan suplemen zat besi atau kalsium.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, menyusui, anak di bawah 12 tahun, atau penderita gangguan hati dan ginjal tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Jika diare disertai dehidrasi berat, darah, atau demam tinggi, segera cari bantuan medis.
Resep Herbal: #0754