Wedang hangat bergaya Nusantara yang mengadaptasi calendula, serai, dan kayu manis. Di literatur herbal Eropa, calendula dikenal untuk membantu pencernaan; dipadukan dengan serai menjadi lebih harum dan menyegarkan.
| 2 g kelopak kering Calendula officinalis |
| 1 batang serai, bagian putih dimemarkan |
| 3 cm kayu manis batang |
| 250 ml air |
| 1 sdt madu atau gula aren (opsional) |
| 1 iris jeruk nipis (opsional) |
Minyak atsiri serai dan sinamaldehida kayu manis memberikan efek menghangatkan serta relaksasi pencernaan. Calendula menambah senyawa flavonoid dan triterpenoid yang berpotensi membantu meredakan kembung.
Advertisement
Dewasa: 1 gelas (250 ml) per hari, maksimal 2 gelas per hari. Total calendula kering tidak melebihi 4 g per hari.
Kalendula dapat meningkatkan efek sedatif dan obat penurun tekanan darah. Data interaksi manusia masih terbatas, karena itu konsultasikan dulu bila rutin menggunakan obat tidur, obat cemas, atau antihipertensi.
Hindari pada wanita hamil dan menyusui, serta individu dengan alergi terhadap Asteraceae/Compositae. Jika sedang menjalani terapi herbal lain, gunakan setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Resep Herbal: #0212