Minuman hangat ala jamu Nusantara yang memadukan cabai merah keriting, kunyit, jahe, dan serai untuk menghangatkan tubuh. Dalam literatur Ayurveda dan TCM, rempah pedas seperti ini dipakai untuk merangsang metabolisme dan melancarkan sirkulasi.
| 2 buah Cabai merah keriting (atau 1/2 sdt cabai bubuk) |
| 3 ruas jari Kunyit segar, kupas dan memarkan |
| 3 ruas jari Jahe segar, kupas dan memarkan |
| 2 batang Serai, memarkan |
| 500 ml Air |
| 1 sdm Air jeruk nipis |
| 1-2 sdt Madu |
| 1/4 sdt Garam (opsional) |
Capsaicin dalam cabai terbukti meningkatkan thermogenesis dan oksidasi lemak, sedangkan kurkumin pada kunyit berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Minuman ini dapat membantu meredakan rasa dingin, memperbaiki pencernaan, dan mendukung pemulihan setelah kehujanan.
Advertisement
Minum 1 gelas (±200 ml) per hari, maksimal 3 kali seminggu. Sebaiknya diminum pagi atau siang, bukan malam hari.
Kunyit dapat menghambat agregasi platelet dan berinteraksi dengan obat pengencer darah seperti warfarin dan aspirin. Jika rutin minum obat tekanan darah atau diabetes, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Hindari jika sedang kambuh maag/gastritis, GERD, wasir berdarah, atau alergi terhadap cabai/rempah.
Resep Herbal: #0530