Advertisement
Uncaria tomentosa, yang lebih dikenal sebagai Cat's Claw (Cakar Kucing), adalah tanaman merambat berkayu asli hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Tengah serta Selatan. Nama "Cat's Claw" berasal dari duri melengkung yang menyerupai cakar kucing pada batangnya. Secara tradisional, kulit kayu dan akar tanaman ini telah digunakan oleh suku Ashaninka dan masyarakat adat lainnya di Peru selama berabad-abad untuk mengobati berbagai kondisi, mulai dari radang sendi, gangguan pencernaan, hingga sebagai tonik kekebalan tubuh. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah kulit kayu bagian dalam dan akar, yang mengandung konsentrasi senyawa bioaktif tertinggi.
8 Manfaat Cat's Claw untuk kesehatan.
Menghambat aktivasi faktor transkripsi NF-κB, menurunkan ekspresi COX-2, TNF-α, IL-1β, dan PGE2; menghambat enzim 5-lipoksigenase dan sintesis leukotrien; mengurangi degradasi kartilago melalui penghambatan MMP.
Meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag, proliferasi limfosit T dan B, produksi IL-1, IL-6, dan IFN-γ; pada dosis tinggi justru menekan inflamasi melalui jalur NF-κB; efek bifasik tergantung konsentrasi.
Menangkap radikal bebas (DPPH, ABTS, superoksida); meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen (SOD, katalase, glutathione peroksidase); mengkhelat ion logam transisi; menghambat peroksidasi lipid.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cat's Claw.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Cat's Claw.