Advertisement
Handroanthus impetiginosus, yang lebih dikenal dengan nama Pau D'Arco, adalah pohon besar asli hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Selatan. Tumbuhan ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat asli, terutama karena kulit kayunya yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti lapachol dan beta-lapachone. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki potensi antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker, yang menjadikan Pau D'Arco subjek penelitian ilmiah modern. Meskipun demikian, efektivitas klinisnya masih memerlukan studi lebih lanjut, dan penggunaannya harus hati-hati mengingat risiko toksisitas pada dosis tinggi.
8 Manfaat Pau D'Arco untuk kesehatan.
Senyawa naftokuinon seperti lapachol dan β-lapachon mengganggu membran sel mikroba dan menghambat sintesis DNA/RNA melalui interaksi dengan topoisomerase, menyebabkan kematian sel patogen. β-lapachon juga menginduksi stres oksidatif dengan meningkatkan produksi ROS intraseluler.
Penghambatan jalur NF-κB dan penurunan ekspresi COX-2 serta iNOS, mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β). Lapachol dan β-lapachon menghambat aktivasi MAPK (p38, JNK) pada makrofag.
β-lapachon menginduksi apoptosis melalui aktivasi kaspase-3/7 dan peningkatan stres oksidatif (ROS). Lapachol menghambat topoisomerase II dan menyebabkan kerusakan DNA. Keduanya juga menghambat jalur PI3K/Akt/mTOR.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Pau D'Arco.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Pau D'Arco.