Advertisement
Handroanthus impetiginosus, yang lebih dikenal dengan nama Pau D'Arco, adalah pohon besar asli hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Selatan. Tumbuhan ini telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional masyarakat asli, terutama karena kulit kayunya yang kaya akan senyawa bioaktif, seperti lapachol dan beta-lapachone. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki potensi antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker, yang menjadikan Pau D'Arco subjek penelitian ilmiah modern. Meskipun demikian, efektivitas klinisnya masih memerlukan studi lebih lanjut, dan penggunaannya harus hati-hati mengingat risiko toksisitas pada dosis tinggi.
Berasal dari hutan tropis dan subtropis di Amerika Tengah dan Selatan. Pohon ini suka banget sama sinar matahari penuh dan tanah yang drainasenya lancar. Kerennya, dia bisa tahan cuaca kering dan sering menggugurkan daun saat musim berbunga. Karakteristik/ciri-ciri Terompet Lavender (Handroanthus impetiginosus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Pohonnya bisa tumbuh cukup tinggi dengan batang yang kuat dan kulit kayu yang cenderung kasar serta bersisik saat sudah dewasa. |
| Daun | Daunnya bertipe majemuk menjari, biasanya terdiri dari 5 helai anak daun yang bentuknya oval dengan pinggiran yang agak bergerigi. |
| Bunga | Ini bagian paling ikoniknya: bunganya berbentuk seperti terompet atau lonceng, warnanya ungu mencolok atau merah muda magenta, dan tumbuh berkelompok dalam jumlah yang banyak. |
| Buah | Buahnya berbentuk kapsul panjang dan ramping mirip polong, yang kalau sudah matang bakal pecah dan menyebarkan biji-biji bersayap yang ringan tertiup angin. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran yang cukup kuat dan dalam untuk menopang tinggi pohon serta mencari sumber air di tanah. |
8 Manfaat Terompet Lavender untuk kesehatan.
Senyawa naftokuinon seperti lapachol dan β-lapachon mengganggu membran sel mikroba dan menghambat sintesis DNA/RNA melalui interaksi dengan topoisomerase, menyebabkan kematian sel patogen. β-lapachon juga menginduksi stres oksidatif dengan meningkatkan produksi ROS intraseluler.
Penghambatan jalur NF-κB dan penurunan ekspresi COX-2 serta iNOS, mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6, IL-1β). Lapachol dan β-lapachon menghambat aktivasi MAPK (p38, JNK) pada makrofag.
β-lapachon menginduksi apoptosis melalui aktivasi kaspase-3/7 dan peningkatan stres oksidatif (ROS). Lapachol menghambat topoisomerase II dan menyebabkan kerusakan DNA. Keduanya juga menghambat jalur PI3K/Akt/mTOR.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Terompet Lavender.
Interaksi & Kontraindikasi Terompet Lavender dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Terompet Lavender (Handroanthus impetiginosus), yang dikenal juga sebagai Pau d'Arco atau Taheebo, sering digunakan dalam pengobatan tradisional terutama bagian kulit batangnya yang mengandung senyawa aktif seperti lapachol dan naftakuinon. Meskipun diklaim memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, konsumsi tanaman ini dalam dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang dapat memicu berbagai efek samping yang signifikan pada sistem tubuh manusia. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan pusing akibat toksisitas gastrointestinal dari senyawa aktifnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Terompet Lavender.