Tumisan hangat yang memadukan daun tempuyung, tahu putih, dan jamur tiram/kancing dengan bumbu iris. Cara memasak cepat menjaga tekstur daun dan meminimalkan hilangnya komponen aktif yang larut air.
| 50 g Daun tempuyung segar (Sonchus arvensis), cuci bersih |
| 50 g Tahu putih, potong dadu |
| 50 g Jamur kancing atau tiram, suwir |
| 2 butir Bawang merah, iris tipis |
| 1 siung Bawang putih, iris tipis |
| 3 buah Cabai merah keriting, iris serong (opsional) |
| 100 ml Air matang |
| 1 sdm Minyak untuk menumis |
| 1/4 sdt Garam |
| 1/4 sdt Merica bubuk |
Memberi protein nabati dan serat sehingga lebih mengenyangkan. Tempuyung menambah efek diuretik ringan, sedangkan tahu dan jamur mendukung asupan protein tanpa kolesterol hewani.
Advertisement
Satu porsi tumisan memakai sekitar 50 g tempuyung segar. Cukup 1 porsi per hari; bila sedang minum obat diuretik, gunakan setengah porsi dan konsultasikan.
Efek diuretik dapat menambah kerja obat diuretik dan litium. Kandungan vitamin K pada daun hijau juga berpotensi memengaruhi efektivitas warfarin, sehingga asupan perlu konsisten.
Hindari apabila alergi jamur, kedelai, atau famili Asteraceae. Penderita gout aktif sebaiknya mengatur porsi tahu karena kandungan purin sedang; pasien ginjal perlu berkonsultasi soal kalium dan protein.
Resep Herbal: #0190