Teh hangat ini memadukan daun keji beling dengan lemon dan madu sehingga rasanya menyegarkan dan tidak terlalu pahit. Daun keji beling dikenal dalam jamu Nusantara serta kajian fitokimia sebagai sumber antioksidan.
| 3-4 g daun keji beling kering (atau 7-8 g daun segar) |
| 250 ml air minum suhu sekitar 90°C |
| 1 sdm air perasan lemon |
| 1 sdt madu (opsional) |
Kandungan flavonoid dan asam fenolat pada daun keji beling berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Efek diuretik ringannya dapat membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan dan mendukung fungsi saluran kemih.
Advertisement
Belum ada dosis klinis baku untuk manusia. Resep ini bisa diminum maksimal 2 gelas sehari; setiap gelas memakai sekitar 3-4 g daun kering, dan konsumsi berkelanjutan sebaiknya tidak lebih dari 4 minggu tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Berpotensi meningkatkan efek obat antihipertensi, antidiabetes, dan diuretik. Konsultasikan dengan dokter jika Anda rutin minum obat tersebut atau suplemen kalium.
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah 12 tahun, penderita gangguan ginjal berat, hiperkalemia, atau tekanan darah sangat rendah. Jika belum pernah mengonsumsi keji beling, mulailah dari setengah gelas untuk melihat toleransi tubuh.
Resep Herbal: #0788