Teh hangat sederhana dari biji adas manis (Pimpinella anisum), jahe, dan madu yang biasa dipakai untuk memulihkan pencernaan. Racikan ini merujuk pada tradisi jamu Nusantara dan monografi herbal Eropa untuk Anisi fructus.
| 2 g biji adas manis (Pimpinella anisum), memarkan |
| 20 g jahe segar, cuci bersih dan iris tipis |
| 250 ml air |
| 1 sdm perasan lemon (opsional) |
| 1 sdt madu murni (opsional, tambahkan saat hangat) |
Anetol dan senyawa volatilnya membantu meredakan kembung serta mendukung gerakan saluran cerna. Jahe menambah efek menghangatkan dan sedikit meredakan mual, sehingga cocok diminum setelah makan atau saat cuaca dingin.
Advertisement
1 cangkir (250 ml) diminum 2–3 kali sehari setelah makan. Setiap cangkir mengandung ±2 g biji adas manis, masih dalam rentang dosis monografi herbal.
Pada porsi secangkir teh, interaksi klinis tidak diharapkan. Konsumsi anise dalam dosis besar bersamaan dengan obat pengencer darah atau terapi hormonal sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
Hindari jika alergi terhadap anise atau tumbuhan suku Apiaceae seperti seledri, wortel, dan adas. Penggunaan dosis tinggi/ekstrak pekat tidak dianjurkan pada kehamilan trimester awal dan pada orang dengan tumor peka estrogen.
Resep Herbal: #0682