Salad segar memakai daun violet muda, kelopak Viola odorata, baby spinach, apel, dan saus lemon-madu. Hidangan ini memanfaatkan bagian atas violet yang dapat dimakan dengan cara yang modern dan ringan.
| 12-15 kuntum bunga violet segar, kelopak dipisahkan |
| 5 lembar daun violet muda, iris tipis |
| 80 g baby spinach |
| 50 g selada air |
| 1/4 buah apel manis, potong korek api |
| 1 sdm biji bunga matahari, sangrai |
| 15 g keju feta (opsional) |
| 1 sdm minyak zaitun extra virgin |
| 1 sdt air lemon |
| 1 sdt madu |
| 1 sejumput garam dan 1 sejumput lada hitam |
Daun violet muda mengandung mucilage, flavonoid, dan vitamin C; penyajian mentah membantu menjaga senyawa yang peka panas. Lemak sehat dari minyak zaitun membantu penyerapan vitamin larut lemak dari sayuran.
Advertisement
Satu mangkuk salad (sekitar 150-200 g) sebagai pendamping makan, cukup 2-3 kali seminggu. Gunakan daun violet muda; jangan gunakan bagian akar.
Sayuran hijau berdaun mengandung vitamin K yang bisa memengaruhi warfarin/INR, jadi jaga porsinya tetap konsisten. Kandungan salisilat violet juga perlu diperhatikan jika menggunakan antikoagulan.
Alergi terhadap Viola, selada air, atau keju feta. Penderita hipertensi perlu membatasi feta karena natriumnya. Hindari bunga/daun yang bukan untuk konsumsi atau dari tempat terpapar pestisida; konsultasi bila hamil/menyusui.
Resep Herbal: #0304