Puding lembut dari santan dan agar-agar dengan siraman sirup kelopak Viola odorata yang berwarna ungu kemerahan. Hidangan ini menggabungkan kekayaan kuliner Nusantara dan keharuman bunga herbal khas Eropa.
| 20 kuntum bunga violet segar untuk sirup |
| 100 ml air panas (80-90°C) |
| 1/2 sdm air lemon |
| 1 sdm madu atau gula kelapa |
| 400 ml santan encer |
| 7 g agar-agar bubuk plain |
| 2 sdm gula kelapa |
| 1 sejumput garam |
Santan memberikan lemak nabati yang khas, sedangkan kelopak violet memberikan antosianin dan polifenol. Puding ini cocok sebagai camilan sesekali; kandungan gulanya sebaiknya tetap dihitung dalam kebutuhan harian.
Advertisement
Satu porsi puding (±150 g) dengan 1-2 sdm sirup violet sebagai camilan. Tidak dianjurkan lebih dari satu porsi per hari karena kandungan gula dan lemak santan.
Santan/kelapa dapat menambah asupan kalium; pada pengguna diuretik hemat kalium atau obat hipertensi tertentu, konsumsi berlebihan perlu diwaspadai. Kandungan salisilat violet dalam sirup berinteraksi teoretis dengan antikoagulan, tetapi risikonya kecil pada porsi ini.
Hindari jika alergi kelapa, madu, atau Viola. Pada diabetes atau dislipidemia, perhatikan jumlah gula dan lemak santan. Sebaiknya tidak digunakan saat hamil/menyusui tanpa pengawasan; jangan gunakan akar atau rimpang violet.
Resep Herbal: #0305