• Herbapedia.id

Borage

Borago officinalis
Borage
Nama: Borage
Nama Ilmiah: Borago officinalis
Famili: Boraginaceae

Kandungan:
Asam gamma-linolenat, lendir, tanin, alkaloid pirolizidin
Nama Lain:
Starflower (English), Bourrache (French), Borraja (Spanish), Borretsch (German), Borragine (Italian)
Asal:
Borage (Borago officinalis) berasal dari kawasan Mediterania, terutama Suriah dan Lebanon.
Bagian Utama:
Daun, Bunga
Rasa:
Mentimun

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Borage

Borago officinalis, yang lebih dikenal sebagai borage atau bunga bintang, adalah tanaman herba tahunan yang berasal dari kawasan Mediterania. Tanaman ini telah dibudidayakan sejak zaman kuno, baik sebagai tanaman obat maupun tanaman hias. Ciri khasnya adalah batang dan daunnya yang berbulu kasar dan berwarna hijau keabuan. Bunga borage memiliki bentuk bintang dengan lima kelopak runcing, biasanya berwarna biru cerah, meskipun varietas putih dan merah muda juga ada. Tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi 60–100 cm dan mudah berbiji sendiri, sehingga sering muncul kembali di kebun dari tahun ke tahun.

Advertisement

Secara tradisional, borage digunakan dalam pengobatan herbal untuk mengobati berbagai kondisi seperti demam, batuk, dan peradangan. Daun dan bunga mudanya sering dikonsumsi dalam salad atau sebagai hiasan minuman karena rasanya yang menyegarkan seperti mentimun. Kandungan utama borage adalah asam gamma-linolenat (GLA) yang tinggi dalam bijinya, serta mineral seperti kalium dan kalsium. Minyak biji borage menjadi suplemen populer untuk mendukung kesehatan kulit, mengurangi gejala nyeri sendi, dan menyeimbangkan hormon. Namun, perlu diingat bahwa tanaman ini mengandung alkaloid pirolizidin yang dalam jumlah besar dapat bersifat toksik bagi hati, sehingga penggunaannya harus bijaksana.

Dalam budidaya, borage relatif mudah tumbuh dan cocok untuk berbagai jenis tanah asalkan drainase baik dan mendapat sinar matahari penuh. Tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman pendamping yang baik di kebun sayur karena bunganya kaya nektar dan menarik lebah, serta dapat mengusir hama tertentu. Selain itu, borage sering digunakan sebagai pupuk hijau karena akarnya yang dalam membantu memperbaiki struktur tanah dan menyerap nutrisi. Dengan kemudahan perawatan dan manfaat ekologisnya, Borago officinalis menjadi pilihan berharga baik untuk taman rumah maupun pertanian skala kecil.

Update: 28 Jul 2026 - 10:20:13

 

II. Manfaat Borage

Manfaat Borage untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi pada Artritis Reumatoid (RA)

    Asam gamma-linolenat (GLA) dimetabolisme menjadi asam dihomo-gamma-linolenat (DGLA) yang menghambat aktivitas siklooksigenase (COX) dan lipoksigenase (LOX), mengurangi produksi prostaglandin E2 (PGE2) dan leukotrien B4 (LTB4). DGLA juga berkompetisi dengan asam arakidonat pada jalur COX-2, menekan sintesis mediator inflamasi. Selain itu, GLA meningkatkan produksi prostaglandin E1 (PGE1) yang bersifat anti-inflamasi.

    Senyawa Aktif: Asam gamma-linolenat (GLA), Asam Linoleat, Fosfolipid kaya GLA
    Tampilkan
  2. Dermatitis Atopik pada Anak dan Dewasa

    GLA dari minyak borage meningkatkan kadar DGLA dalam membran sel kulit, yang kemudian dimetabolisme menjadi PGE1 dan 15-hidroksi-DGLA. Senyawa ini menghambat sintesis LTB4 dan menstabilkan pelepasan histamin dari sel mast, mengurangi peradangan kulit dan pruritus. Flavonoid seperti quercetin juga berkontribusi melalui inhibisi degranulasi sel mast.

    Senyawa Aktif: Asam gamma-linolenat (GLA), Kuersetin, Kaempferol
    Tampilkan
  3. Mastalgia Siklik (Nyeri Payudara Pre-menstruasi)

    GLA meningkatkan rasio prostaglandin E1 terhadap asam arakidonat, menormalkan sensitivitas jaringan payudara terhadap hormon dan mengurangi respons inflamasi. Mekanisme ini melibatkan modulasi jalur COX-2 dan penurunan produksi prostaglandin F2α yang bersifat kontraktil.

    Senyawa Aktif: Asam gamma-linolenat (GLA), Asam Linoleat
    Tampilkan
  4. Sindrom Pramenstruasi (PMS)

    Suplementasi GLA memperbaiki rasio asam lemak esensial, meningkatkan sintesis PGE1 yang menstabilkan sinyal saraf, mengurangi retensi cairan (melalui efek diuretik ringan) dan memodulasi respons inflamasi sistemik serta sensitivitas reseptor serotonin.

    Senyawa Aktif: Asam gamma-linolenat (GLA), Asam Linoleat
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Borage

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Borage.

  1. Asam Gamma-linolenat (GLA)

    Golongan: Asam Lemak Omega-6
    Bagian Tanaman: Biji
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Menurunkan Kolesterol, Memperbaiki Dermatitis Atopik, Mendukung Kesehatan Kulit
    Tampilkan
  2. Amabiline, Supinine, Lycopsamine (total PA)

    Golongan: Alkaloid Pirrolizidina
    Bagian Tanaman: Daun, batang, bunga
    Aktivitas Farmakologis:
    Hepatotoksik, Karsinogenik (dosis Tinggi); Dosis Rendah Dapat Menyebabkan Kerusakan Hati Kronis
    Tampilkan
  3. Golongan: Asam Fenolat
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antimikroba, Neuroprotektif
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Borage

Penyakit hati (sirosis, hepatitis, gagal hati)

Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
Rekomendasi:
Kontraindikasi absolut. Borage mengandung alkaloid pirolizidin yang bersifat hepatotoksik dan dapat memperburuk kondisi hati. Hindari penggunaan sama sekali.

Kehamilan

Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
Rekomendasi:
Kontraindikasi. Alkaloid pirolizidin dapat menyebabkan toksisitas pada janin, cacat lahir, dan keguguran. Jangan digunakan selama kehamilan.

Menyusui

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Tidak dianjurkan. Alkaloid pirolizidin dapat terdeteksi dalam ASI dan berpotensi membahayakan bayi yang menyusu. Sebaiknya hindari penggunaan.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Borage

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Borage.

Apa kandungan fitokimia utama dari Borage (Borago officinalis) dan bagaimana mekanisme kerjanya?
Borage mengandung minyak biji yang kaya akan asam gamma-linolenat (GLA, sekitar 20-27%), asam linoleat, serta asam lemak lainnya. GLA merupakan prekursor prostaglandin seri-1 yang memiliki efek antiinflamasi, imunomodulator, dan menjaga integritas kulit. Selain itu, daun dan bunga mengandung alkaloid pyrrolizidine (seperti amabiline dan supinine) yang bersifat hepatotoksik jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Referensi: (Journal of Ethnopharmacology, 2018; European Medicines Agency, 2016)
Bagaimana cara konsumsi Borage yang aman untuk penggunaan sehari-hari?
Konsumsi Borage yang paling aman adalah dalam bentuk minyak biji (seed oil) yang telah distandarisasi dan bebas dari alkaloid pyrrolizidine (PA). Minyak ini biasanya dikapsulkan dengan dosis 1–2 gram per hari. Daun dan bunga segar tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah besar karena kandungan PA-nya. Teh dari daun hanya boleh digunakan dalam jumlah sangat terbatas dan tidak untuk jangka panjang. Referensi: (World Health Organization, 2002; American Botanical Council, 2019)
Apa saja manfaat kesehatan utama dari Borage yang didukung bukti ilmiah?
Borage terutama digunakan untuk kondisi inflamasi seperti rheumatoid arthritis (mengurangi nyeri sendi), dermatitis atopik, dan sindrom pramenstruasi (PMS). Studi klinis menunjukkan suplementasi minyak borage (GLA) dapat menurunkan keparahan gejala PMS dan memperbaiki hidrasi kulit. Namun, bukti masih terbatas untuk penyakit lain. Referensi: (Cochrane Database of Systematic Reviews, 2014; Journal of Dermatological Treatment, 2017)
Apakah Borage aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Selama kehamilan, Borage (terutama bagian daun dan bunga) dapat memicu efek uterotonik dan mengandung alkaloid pyrrolizidine yang bersifat hepatotoksik serta dapat melewati plasenta. Pada ibu menyusui, PA dapat masuk ke ASI dan membahayakan bayi. Minyak biji borage yang dimurnikan dari PA mungkin memiliki risiko lebih rendah, tetapi data keamanan masih kurang. Sebaiknya hindari penggunaan selama hamil dan menyusui. Referensi: (European Medicines Agency, 2016; Drugs and Lactation Database, 2021)
Bolehkah Borage diberikan kepada bayi dan anak-anak?
Tidak dianjurkan. Bayi dan anak-anak sangat rentan terhadap efek toksik alkaloid pyrrolizidine karena ukuran hati yang kecil dan metabolisme yang belum matang. Suplementasi minyak borage pada anak hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan medis untuk kondisi tertentu seperti eksim, dengan produk yang telah dijamin bebas PA. Dosis pada anak belum ditetapkan secara resmi. Referensi: (Pediatric Dermatology, 2010; German Federal Institute for Risk Assessment, 2013)
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Borage?
Efek samping umum meliputi gangguan pencernaan ringan (mual, diare), sakit kepala, dan reaksi alergi. Risiko utama adalah kerusakan hati akibat akumulasi alkaloid pyrrolizidine jika mengonsumsi produk yang tidak dimurnikan atau dosis berlebihan. Gejala hepatotoksisitas meliputi jaundice, kelelahan, dan peningkatan enzim hati. Pemakaian topikal dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa individu. Referensi: (Journal of Hepatology, 2001; Natural Medicines Comprehensive Database, 2020)
Apakah Borage berinteraksi dengan obat-obatan tertentu?
Ya. Borage dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan/antiplatelet (misal warfarin, aspirin) karena GLA memiliki efek antiagregasi trombosit, meningkatkan risiko perdarahan. Juga berpotensi berinteraksi dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat imunosupresan, dan obat antiepilepsi yang dimetabolisme di hati. Konsultasi dengan tenaga kesehatan diperlukan jika menggunakan obat-obatan tersebut. Referensi: (British Journal of Clinical Pharmacology, 2015; Herbal-Drug Interactions Handbook, 2018)
Berapa dosis harian Borage yang dianjurkan untuk orang dewasa?
Dosis yang umum digunakan dalam studi klinis adalah 1–2 gram minyak biji borage per hari (setara 200–400 mg GLA). Untuk kondisi spesifik seperti rheumatoid arthritis, dosis dapat ditingkatkan hingga 3 gram per hari dengan pengawasan medis. Tidak ada rekomendasi dosis baku karena variasi produk. Penting untuk memilih produk yang sudah teruji bebas PA dan mengikuti petunjuk label. Referensi: (Medicine, 2016; Natural Standard, 2019)

Evening Primrose

Oenothera biennis

Cowslip

Primula veris