Advertisement
Yuzu berasal dari Asia Timur, tepatnya Tiongkok dan Jepang. Tanaman ini sangat tangguh dan tahan terhadap cuaca dingin yang ekstrem dibanding jenis jeruk lainnya. Biasanya tumbuh optimal di lingkungan dengan iklim sedang dan tanah yang memiliki drainase baik. Karakteristik/ciri-ciri Yuzu (Citrus junos):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Pohon | Tumbuh sebagai perdu atau pohon kecil yang bisa mencapai tinggi 2 hingga 4 meter, dengan batang yang dipenuhi duri panjang dan tajam. |
| Daun | Daunnya berbentuk lonjong dengan ciri khas tangkai daun yang memiliki sayap lebar, mirip dengan bentuk daun jeruk purut. |
| Bunga | Bunga berwarna putih, muncul di musim semi, dan memiliki aroma yang sangat harum dan kuat. |
| Buah | Buah berukuran sedang, berbentuk bulat agak gepeng dengan kulit yang tebal, kasar, dan bergelombang. Warnanya berubah dari hijau menjadi kuning cerah atau jingga saat matang. |
| Daging Buah | Memiliki bulir-bulir yang tidak terlalu banyak, rasa yang sangat asam, dan aroma khas yang sangat tajam serta kompleks. |
| Biji | Buah ini dikenal punya banyak biji di dalamnya. |
Yuzu (Citrus junos) umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai makanan atau penambah rasa. Namun, seperti buah jeruk lainnya, yuzu mengandung senyawa furanokumarin yang dapat berinteraksi dengan enzim di dalam hati (sitokrom P450 3A4). Konsumsi yuzu dalam jumlah besar, terutama jusnya, berpotensi menghambat metabolisme obat tertentu, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar obat dalam darah dan memicu efek samping yang tidak diinginkan.