Nasi goreng ini menggunakan irisan daun salam koja segar sebagai bumbu utama sehingga warnanya hijau dan aromanya khas. Selain memperkaya rasa, resep ini adalah cara tradisional untuk menambahkan antioksidan daun kari ke menu sehari-hari.
| 300 g Nasi putih dingin, sebaiknya nasi pera |
| 20 lembar Daun salam koja segar, iris halus |
| 100 g Udang kupas (bisa diganti tahu/tempe) |
| 2 butir Telur (opsional) |
| 3 butir Bawang merah, iris halus |
| 2 siung Bawang putih, cincang halus |
| 1 batang Daun bawang, iris serong |
| 1 buah Cabai merah besar, iris (opsional) |
| 2 sdm Minyak kelapa |
| 1/2 sdt Garam laut |
| 1/2 sdt Merica hitam bubuk |
Daun salam koja mengandung kelompok alkaloid karbazol yang berperan sebagai antioksidan; sejumlah studi pra-klinis mengaitkannya dengan dukungan metabolisme glukosa dan lemak. Menu ini juga menjadikan rempah lebih mudah dikonsumsi oleh keluarga tanpa mengubah pola makan secara drastis.
Advertisement
Satu resep untuk 2 porsi makan. Porsi wajar orang dewasa sekitar 1 piring (150-200 g nasi) dalam menu seimbang.
Tidak ada interaksi bermakna pada jumlah kuliner. Kandungan polifenol/tanin daun kari dapat menurunkan penyerapan zat besi jika dimakan bersamaan dengan suplemen besi; beri jarak 1-2 jam.
Tidak cocok untuk penderita alergi udang atau telur; ganti dengan tahu/tempe jika perlu. Penderita hipertensi disarankan mengurangi garam, dan penderita diabetes tetap perlu mengontrol porsi nasi.
Resep Herbal: #0218