Racikan klasik jamu Nusantara yang menggabungkan parutan kunyit putih dengan asam jawa, gula aren, dan garam laut. Cara ini mempertahankan tradisi yang telah digunakan secara turun-temurun serta menjaga aroma khas Curcuma zedoaria.
| 25 g Kunyit putih (Curcuma zedoaria) segar, parut |
| 10 g Asam jawa, tanpa biji |
| 20 g Gula aren atau gula kelapa, sisir halus |
| 200 ml Air panas untuk seduh asam jawa |
| 200 ml Air mineral |
| 1 sejumput Garam laut |
Asam jawa dan kunyit putih membantu melancarkan pencernaan serta mengurangi sensasi begah setelah makan. Kandungan polifenol pada kunyit putih berperan sebagai antioksidan untuk membantu menangkal radikal bebas.
Advertisement
Minum 1 cangkir (150–200 ml) setelah makan siang, maksimal satu kali sehari. Gula aren tetap harus dihitung sebagai gula tambahan.
Berpotensi meningkatkan efek obat pengencer darah dan obat diabetes. Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang minum obat diuretik atau antihipertensi.
Tidak untuk ibu hamil karena secara tradisional bersifat merangsang kontraksi rahim. Hindari jika sedang mengalami asam lambung naik, tukak lambung aktif, atau ada sumbatan pada saluran empedu.
Resep Herbal: #0162