Jamu kunyit temu kunci asam adalah adaptasi dari jamu kunir asam yang ditambahkan fingerroot. Kandungan kurkumin dan flavonoidnya menjadi dasar penggunaan tradisional sebagai penunjang kesehatan pencernaan.
| 15 g temu kunci (Boesenbergia rotunda) segar, cuci bersih dan memarkan |
| 10 g kunyit segar, cuci bersih dan memarkan |
| 3 cm asam jawa, larutkan dalam 2 sdm air hangat |
| 500 ml air minum |
| 1 sdm gula aren serut atau madu |
| 1 sejumput garam dapur |
Kurkumin dari kunyit dan flavonoid dari temu kunci membantu menunjang respons antiinflamasi tubuh. Ramuan ini juga secara tradisional digunakan untuk mengurangi kembung dan gangguan pencernaan ringan.
Advertisement
Minum 1 gelas (250 ml) sekali sehari; tiap gelas setara ±7,5 g temu kunci segar. Jangan melebihi 2 gelas per hari dan total konsumsi temu kunci sebaiknya tidak lebih dari 15 g per hari.
Kunyit dalam dosis sedang dapat memperlambat pembekuan darah; waspadai jika memakai warfarin atau aspirin. Ramuan ini juga berpotensi memengaruhi gula darah, jadi pantau bila sedang mengonsumsi obat antidiabetes.
Tidak digunakan tanpa pengawasan pada ibu hamil dan menyusui, penderita batu empedu, sumbatan empedu, atau tukak lambung aktif. Orang yang hipersensitif terhadap kunyit atau temu kunci juga harus menghindari.
Resep Herbal: #0611