Tumis Tahu Buncis Temu Kunci

Tumis tahu buncis temu kunci: lauk protein nabati kaya serat, harum, dan bantu bangkitkan selera. Enak dan mudah.

Deskripsi:

Tumisan sehat dengan tahu, buncis, dan bumbu temu kunci yang harum. Hidangan ini menggabungkan protein nabati, serat, dan fitonutrien dari rempah Boesenbergia rotunda.

Resep:

Bahan:
200 g tahu putih, potong dadu dan goreng sebentar
100 g buncis, iris serong
50 g wortel, potong korek api
20 g temu kunci (Boesenbergia rotunda) segar, cuci bersih dan iris tipis
3 siung bawang putih, cincang
2 siung bawang merah, iris halus
1 buah cabai merah besar, buang biji dan iris serong
1 sdm minyak kelapa
100 ml air
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk

Manfaat:

Tahu memberikan protein nabati untuk memelihara jaringan tubuh, sedangkan buncis serta wortel menambah serat dan vitamin. Temu kunci membantu merangsang nafsu makan dan mengurangi perut kembung setelah makan.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Panaskan minyak kelapa di wajan, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan temu kunci dan cabai merah; tumis 1-2 menit sampai layu.
  3. Tambahkan buncis dan wortel; aduk sampai setengah layu.
  4. Masukkan tahu, air, garam, dan merica. Masak hingga bumbu meresap dan air menyusut.
  5. Angkat dan sajikan hangat.

Advertisement


Takaran/Porsi:

Satu porsi lauk sekitar 150–200 g, setara ±7–10 g temu kunci segar. Konsumsi maksimal 2–3 kali seminggu dan jangan melebihi 15 g temu kunci per hari.

Interaksi:

Kalsium dan isoflavon tahu dapat mengganggu penyerapan levotiroksin; beri jarak 2–4 jam. Temu kunci dalam porsi masakan umumnya tidak menimbulkan interaksi obat.

Kontraindikasi:

Hindari jika alergi kedelai atau hipersensitif terhadap temu kunci. Penderita hipotiroid yang memakai levotiroksin perlu memperhatikan jarak makan tahu.

Resep Herbal: #0612



Resep Herbal Lainnya

Cari: