| 400 g beras, cuci bersih |
| 600 ml air atau kaldu sayur |
| 30 g temu kunci (Boesenbergia rotunda) segar, cuci bersih dan parut |
| 3 lembar daun salam |
| 2 batang serai, memarkan |
| 3 siung bawang putih, cincang |
| 2 siung bawang merah, iris halus |
| 1 sdm minyak kelapa |
| 1 sdt garam |
| 2 sdm bawang goreng (opsional) |
Karbohidrat dari beras memberikan energi untuk aktivitas harian. Aromatik temu kunci dan serai membantu membangkitkan nafsu makan tanpa perlu bumbu penyedap berlebih.
Advertisement
Satu porsi nasi ±200 g, mengandung sekitar 7 g temu kunci segar. Cukup dikonsumsi 2–3 kali seminggu; total harian tidak lebih dari 15 g.
Pada porsi makanan tidak ada interaksi obat signifikan. Namun ekstrak atau suplemen temu kunci dosis tinggi bersama obat antikoagulan dan antidiabetes perlu diwaspadai.
Hindari jika alergi Zingiberaceae atau menderita GERD/gastritis akut yang kambuh oleh rempah. Bagi ibu hamil, cukup gunakan sebagai variasi nasi dalam porsi wajar.
Resep Herbal: #0613