Versi falafel Timur Tengah yang dipanggang, dengan peterseli cincang sebagai pemberi aroma dan warna hijau khas. Teksturnya padat, renyah di luar, dan tetap lembut di dalam.
| 50 g Peterseli segar, cincang halus |
| 240 g Kacang arab matang (tiriskan jika dari kaleng) |
| 1/2 buah Bawang bombay kecil, cincang halus |
| 2 siung Bawang putih, cincang halus |
| 1 sdt Jintan bubuk |
| 1/2 sdt Ketumbar bubuk |
| 1/2 sdt Garam |
| 2 sdm Tepung kacang arab atau tepung oat |
| 1 sdm Minyak zaitun untuk mengoles loyang |
Kacang arab memberikan protein nabati, serat, dan zat besi non-heme, sedangkan peterseli membantu menambah cita rasa serta senyawa antioksidan. Memanggang mengurangi minyak dibandingkan menggoreng, sehingga menjadikannya pilihan makanan padat yang lebih ringan.
Advertisement
Satu porsi sekitar 2-3 buah falafel (80-100 g), dilengkapi sayuran dan sumber karbohidrat seperti pita gandum.
Peterseli dalam porsi besar dapat memengaruhi antikoagulan. Serat tinggi dari falafel juga dapat memperlambat penyerapan beberapa obat, jadi beri jarak antara konsumsi falafel dan minum obat.
Kacang arab mengandung FODMAP tinggi, sehingga sebagian orang dengan sindrom iritasi usus dapat merasa kembung. Hindari pada alergi kacang arab/kacang-kacangan; ganti bahan utama jika perlu.
Resep Herbal: #0424