Bola Good King Henry Quinoa Panggang

Bola Good King Henry quinoa panggang: camilan tinggi protein, serat, zat besi, dan magnesium. Tanpa goreng, tetap renyah.

Deskripsi:

Camilan panggang berbahan quinoa, daun Good King Henry, telur, dan oat ini renyah di luar dan lembut di dalam. Bola-bola ini praktis untuk bekal, camilan sore, atau teman makan siang.

Resep:

Bahan:
100 g daun muda Good King Henry (Blitum bonus-henricus), blansir, peras, dan cincang halus
100 g quinoa kering
250 ml air matang untuk memasak quinoa
2 butir telur, kocok lepas
40 g oat halus atau breadcrumbs
1/2 buah bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdm minyak zaitun
1/4 sdt garam
1/4 sdt jintan bubuk atau lada hitam

Manfaat:

Quinoa mengandung protein lengkap dan serat pangan, sedangkan GKH menambah zat besi dan magnesium. Dipanggang dengan sedikit minyak membuat camilan ini lebih rendah lemak jenuh daripada versi goreng.

Cara Membuat:

Langkah:
  1. Cuci quinoa sampai air bening, lalu rendam 20 menit dan tiriskan.
  2. Masak quinoa dengan 250 ml air matang sampai air terserap dan quinoa empuk, sekitar 15 menit. Tiriskan dan dinginkan.
  3. Campur quinoa, GKH, telur, oat, bawang bombay, bawang putih, minyak zaitun, garam, dan jintan. Aduk rata.
  4. Bentuk bulatan sebesar bola golf. Jika terlalu lembek, tambahkan oat; jika terlalu kering, tambahkan sedikit air.
  5. Tata di loyang yang dialasi kertas roti. Panggang di oven 180°C selama 20-25 menit sampai kecokelatan, balik sekali di tengah waktu memanggang.
  6. Angkat, dinginkan sebentar, dan sajikan dengan yogurt plain jika suka.

Advertisement


Takaran/Porsi:

2–3 bola per porsi untuk camilan atau bekal, maksimal 1 porsi per hari. Untuk anak-anak, porsi setengahnya.

Interaksi:

Saponin dan fitat dalam quinoa dapat mengikat mineral jika quinoa tidak dicuci; resep ini mencuci dan merendam quinoa untuk mengurangi efek tersebut. Belum ada laporan interaksi obat signifikan pada porsi makanan.

Kontraindikasi:

Hindari jika alergi telur, oat, atau quinoa. Penderita batu ginjal oksalat dan gangguan ginjal tetap perlu membatasi, karena oksalat GKH tidak hilang sepenuhnya setelah blansir.

Resep Herbal: #0469



Resep Herbal Lainnya

Cari: