Minuman hangat khas Nusantara yang memadukan sirsak, jahe, kunyit, dan serai. Ramuan ini terinspirasi dari jamu Jawa serta pendekatan Ayurveda dan TCM untuk menghangatkan tubuh.
| 100 g daging buah sirsak matang tanpa biji |
| 2 ruas jahe kupas, memarkan |
| 1 ruas kunyit kupas, memarkan (atau 1/2 sdt kunyit bubuk) |
| 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan |
| 3 butir cengkeh |
| 500 ml air murni |
| 1 sdm madu |
| 1 sdt air jeruk nipis |
Gingerol dalam jahe dan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan kembung serta nyeri otot ringan. Buah sirsak menambah vitamin C dan senyawa polifenol untuk mendukung pemulihan tubuh.
Advertisement
1 cangkir (sekitar 200 ml), maksimal 2 kali sehari dan tidak lebih dari 7 hari berturut-turut.
Jahe dan kunyit dalam jumlah rutin dapat menghambat agregasi trombosit, sehingga berisiko berinteraksi dengan warfarin, aspirin, atau obat antiplatelet. Minuman ini juga berpotensi menambah efek obat antidiabetes dan antihipertensi; pantaulah gula darah serta tekanan darah.
Hindari jika sedang mengalami tukak lambung aktif, GERD parah, batu empedu bergejala, atau alergi terhadap jahe/kunyit. Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun karena mengandung madu; konsultasi dulu bila hamil, menyusui, atau memiliki gangguan neurodegeneratif.
Resep Herbal: #0257