Wedang hangat Nusantara dengan biji sesawi hitam, jahe, dan kunyit untuk membangkitkan pencernaan. Racikan ini merujuk tradisi Ayurveda dan TCM yang memakai Brassica nigra sebagai rempah pemanas.
| 200 ml Air panas |
| 1 sdt Biji sesawi hitam, cuci dan memarkan |
| 10 g Jahe segar, iris tipis |
| 5 g Kunyit segar, parut |
| 1 batang Serai, geprek |
| 1 sdm Air perasan lemon |
| 1 sdt Madu murni (opsional) |
Biji sesawi hitam mengandung sinigrin; saat diremas, enzim myrosinase mengubahnya menjadi alil isotiosianat (AITC) yang pada studi pendahuluan bersifat antioksidan dan antimikroba. Perpaduan jahe dan kunyit membantu menghangatkan tubuh serta meredakan perut kembung.
Advertisement
Belum ada dosis klinis baku. Untuk dewasa sehat, minum 1 cangkir (200 ml) per hari setelah makan, maksimal 3 kali seminggu.
Jahe dan kunyit dapat memperkuat efek obat pengencer darah seperti warfarin dan aspirin. Jika rutin minum obat, beri jarak 2 jam sebelum atau sesudah wedang ini.
Hindari jika alergi mustard, gastritis aktif, tukak lambung, GERD berat, atau dalam masa hamil/menyusui tanpa konsultasi dokter. Tidak untuk anak di bawah 2 tahun.
Resep Herbal: #0490