Minuman hangat bergaya jamu-Ayurveda ini menenangkan saluran cerna setelah makan. Asafoetida berpadu dengan jahe, kunyit, dan lemon sehingga aromanya lebih mudah dinikmati.
| 200 ml air panas |
| 2 cm jahe segar, kupas dan memarkan |
| 1 cm kunyit segar, kupas dan iris tipis |
| 20 mg asafoetida murni |
| 1 sdt madu murni (opsional) |
| 1 sdt perasan jeruk lemon |
Studi terhadap resin asafoetida menunjukkan aktivitas karminatif dan spasmolitik pada saluran cerna; jahe dan kunyit juga memberi efek anti-inflamasi. Secara tradisional, minuman ini dipakai untuk meredakan kembung, sendawa, dan rasa begah setelah makan.
Advertisement
Dewasa: 1 gelas per hari. Total asafoetida dalam resep sekitar 20 mg; jangan melebihi 250 mg asafoetida murni per hari.
Asafoetida berpotensi menghambat agregasi trombosit; kombinasikan hati-hati dengan warfarin, aspirin, atau clopidogrel. Konsumsi bersama obat antihipertensi juga perlu dipantau karena efeknya dapat menambah penurunan tekanan darah.
Tidak untuk ibu hamil, bayi, dan anak di bawah 2 tahun. Hindari juga pada tukak lambung akut, GERD yang sedang kambuh, atau alergi terhadap famili Apiaceae.
Resep Herbal: #0360